Kondisi Harga Barang di Abdya Relatif Normal

Foto: analisisnews.com: MEMBELU: Seorang warga membeli sembako dari pasar murah yang digelar di Aceh belum lama ini

BLANGPIDIE-Kondisi harga barang di sejumlah pasar dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjelang pergantian tahun relatif stabil. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Abdya, Jamaluddin Kamis (27/12/2018) kepada wartawan.

Menurutnya, secara umum harga barang di pasar memang tergolong stabil. Namun ada juga beberapa jenis barang yang mengalami kenaikan harga, akan tetapi tidak signifikan. Seperti telur ayam yang saat ini dijual dengan harga Rp. 44.000-46.000 per papan (30 butir). Kemudian ayam yang saat ini berkisar antara Rp.60.000-70.000 per ekor tergantung bobot.
Sebelumnya harga telur ayam sekitar Rp. 35.000-37.000 per papan kemudian ayam berkisar antara Rp.50.000-60.000 per ekor.

Kemudian sejumlah bumbu dapur juga terjadi perubahan harga seperti jahe semula dijual sekitar Rp.12.000-15.000 per kg, kini dijual dengan harga antara Rp.25.000-30.000 per kg. Sedangkan untuk beragam jenis bumbu dapur lainnya tetap dalam rentan angka stabil. Meskipun naik, nantinya akan kembali normal. Sebab persediaan kebutuhan bumbu dapur juga dipasok dari dalam Abdya dan didukung dari pasokan luar daerah.

Sedangkan untuk harga kebutuhan bahan pokok lainnya, seperti tepung, minyak goreng curah, minyak goreng dalam kemasan, tepung, beras, kacang-kacangan juga relatif stabil. Selain itu, persedian barang di tingkat pedagang baik itu grosir hingga pengecer masih aman.

Dia mengakui kalau perubahan harga memang kerap terjadi setiap kali menyambut pergantian tahun, hari meugang, puasa Ramadan hingga berakhirnya lebaran. Dimana pada saat itu, permintaan akan kebutuhan barang semakin meningkat melebihi dari hari-hari biasa. Selain itu juga disebabkan karena persediaan barang yang semakin menipis.

Ali pedagang di Pasar Blangpidie kepada wartawan, menyebutkan meski pergantian tahun tidak lama lagi, harga kebutuhan sejumlah kebutuhan rumah tangga masih tetap stabil. Seperti minyak goreng curah Rp.18.000 per bambu, gula Rp.11.000-13.000 per kg, tepung gandum Rp.8.000 per kg, tepung tapioka Rp. 10.000-12.000 per kg dan tepung beras Rp.14.000 per kg.

Meski demikian, pihaknya tidak bisa memastikan kondisi harga tersebut akan bertahan hingga pergantian tahun. Sebab, pada umumnya jika permintaan masyarakat terhadap sejumlah barang dimaksud meningkat, dengan sendirinya kondisi harga akan berubah. Hal itu sangat berpengaruh, lantaran persedian yang terbatas di lapangan, hingga cenderung menciptakan perubahan harga.

“Sementara ini kondisi harga sejumlah kebutuhan rumah tangga relatif stabil. Namun kami tidak bisa memprediksi apakah harga ini akan tetap bertahan atau malah naik. Sebab permintaan konsumen semakin tinggi menjelang pergantian tahun,” ujarnya. (ag)