Peringati Isra Miraj Puskiyai Aceh Hadirkan Penceramah dari Malaysia

  • Whatsapp
analisisnews.com/agus
ISRA MIRAJ: Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh, Tgk H Farmadi ZA MSc, Syech H Muhammad Hafidz, Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK dan Dandim 0110/Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto SIP diabadikan disela-sela peringatan  Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW di pesantren setempat, Rabu (3/4/2019).

BLANGPIDIE-Dayah Manyang Puskiyai Aceh Desa Kayee Aceh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Rabu (3/4/2019) memperingati Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW. Dalam peringatan itu, pihak Puskiyai Aceh menghadirkan Syech H Muhammad Hafizd guru besar di Yayasan Al Jindrami Malaysia.

Turut hadir Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK, Dandim 0110/Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto SIP, Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh Tgk H Farmadi ZA MSc dan para tamu undangan lainnya serta para jemaah arbain se Abdya serta ratusan jemaah dari berbagai kalangan pengajian baik dari Abdya maupun kabupaten tetangga seperti Aceh Selatan dan Nagan Raya. 

Pimpinan Dayah Manyang Puskiyai Aceh Tgk H Farmadi ZA MSc memperkenalkan bagaimana kondisi Dayah Manyang Puskiyai Aceh. Dimana Puskiyai memprogramkan Fakulti ilallahdi. Di Puskiyai tidak ada santri dan memang tidak menerima santri.  Disini pihaknya lebih fokus kepada mahasantri yaitu tempat menuntut ilmu untuk ibu dan ayah, atau disebut warga emas.

Di pesantren itu juga ada program arbain (40) yakni salat lima waktu berjamah delapan hari delapan malam hingga menjadikan ummat lebih dekat dengan Allah SWT.

“Ini merupakan dayah orang tua tapi bukan panti jompo. Orang tua dididik untuk mengupgrade ilmu agama mereka agar lebih berkualitas lagi, ” terangnya.

Dia juga mengajak para jemaah untuk berdoa dalam acara Isra Miraj tersebut. Dia memperkenalkan bahwa Dayah Manyang Puskiyai Aceh memiliki replika ka’bah untuk edukasi manasik haji dan umrah.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK menyampaikam pesan dan kesan beliau selama berada di Abdya. Pihaknya meminta kepada para jemaah untuk senantiasa menjaga silaturahmi dan bersatu untuk menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungannya masing-masing. Apalagi saat ini sudah mendekati Pemilu agar menjaga kedamaian hingga Pemilu kedepan sukses. 

Disamping itu,  Dandim 0110/Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto SIP menyampaikan salam perkenalan dengan para jemaah. Dalam parayaan Isra Miraj itu, dia mengajak jemaah untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan bangsa Indonesia.

Dipenghujung acara, Syeh Haji Muhammad Hafizd, menyampaikan tausiah tentang pemersatu ummat di dunia adalah Islam. Terutama dengan kesamaan hati yang penuh keyakinan untuk hadir pada sebuah majlis dakwah dalam rangka menghadiri peringatan Isra Miraj di Dayah Manyang Puskiyai Aceh.  Masih sangat jarang  orang belajar bagaimana menghadapi mati karena mereka harus belajar hidup untuk mati.

“Oleh karena itu, untuk menghadap Allah SWT kita harus belajar dalam hidup ini tentang ilmu menghadap Allah SWT, apa bekal yang harus kita siapkan sejak awal sebelum ajal menjemput,” paparnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut juga disejukkan dengan pemandangan Krueng (sungai) Baru yang dapat dinikmati dari lokasi kompleks Dayah Manyang. (ag)

Pos terkait