Petani Abdya Panen Raya Padi MT Gadu

  • Whatsapp
analisisnews.com/agus: PANEN PADI: Bupati Abdya, Akmal Ibrahim didampingi Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, drh Nasruddin memanen padi dengan menggunakan mesin pemanen padi (Combine Harvester) saat panen raya di areal persawahan Desa Pisang Kecamatan Setia kabupaten setempat, Selasa (10/12/2019).

BLANGPIDIE-Petani di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) panen raya padi musim tanam (MT) gadu tahun 2019. Panen raya kali ini berlangsung di areal persawahan Desa Pisang Kecamatan Setia kabupaten setempat yang dilakukan langsung Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, Wakil Bupati Muslizar MT serta forum komunikasi pimpinan kabupaten (Forkompimkab), Selasa (10/12/2019).

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim dalam kesempatan itu mengatakan, proses panen raya ini memiliki makna tersendiri bagi bagi petani, yakni sebagai penyemangat bagi para petani. Budaya ini bisa memberikan motivasi bagi para petani, bisa sebagai ajang berbagi informasi serta menambah wawasan dalam hal pertanian padi. Panen raya yang berlangsung di areal persawahan Desa Pisang ini lumayan menggembirakan, sebab hasil yang diperoleh sangat memuaskan. Terlebih varietas yang digunakan oleh petani setempat adalah Mira Satu dengan berbagai keunggulan, mulai dari perawatan yang mudah, tahan penyakit hingga rasa yang enak serta pulen.

Bacaan Lainnya

“Padi Varietas Mirah Satu ini pertama kali saya bawa ke Abdya untuk dikembangkan pada saat periode pertama saya menjadi bupati di Abdya. Kemudian diberdayakan secara turun-temurun oleh para petani hingga saat ini. Namun sekarang telah ada bibit Mirah Satu yang baru dan telah dikembangkan oleh petani serta hasilnya yang menggembirakan,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, petani merupakan pembisnis dari setiap usaha pertanian yang dikerjakan. Petani bisa menentukan keuntungannya sendiri dengan cara memilih padi varietas unggul untuk ditanam dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang melimpah serta keuntungan yang pasti. Meski sebagai bupati, namun dirinya sangat senang dengan padi, membudidayakan padi. tanaman padi sangat menyenangkan dan menyangkut dengan kebutuhan orang banyak, sehingga harus diberikan perhatian khusus.

“Terimakasih kepada Fakultas Pertanian Unsyiah yang telah bekerjasama dengan Pemkab Abdya dalam hal pertanian padi dan telah banyak membantu petani,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdya, drh. Nasruddin menyebutkan, panen raya MT kali ini lumayan memuaskan dengan hasil ubinan mencapai 7,8 ton per ha. Selain itu, kondisi harga gabah kering panen juga sangat mendukung yakni berkisar antara Rp.5000-5.200 per kg.

Pemkab Abdya selama ini dan untuk selanjutnya terus melakukan inovasi-inovasi yang mampu meringankan petani. Seperti penurunan biaya-biaya produksi sehingga margin keuntungan petani lebih besar. Salah satunya dengan cara menambah terus penyediaan penetapan ongkos pengelolaan alat mesin pertanian (Alsintan) termurah, menjalin kerjasama dengan Unsyiah dalam hal memuliakan dan mencari benih padi yang tahan pada kondisi unsur hara yang minim, padi umur genjah dan produksi tinggi.

“Saat ini bapak bupati, Akmal Ibrahim sedang mencari pupuk organik yang ramah lingkungan dan murah dalam upaya untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk kimia dimasa mendatang. Semoga saja hasil ke depan lebih baik dan banyak lagi, serta petani tetap terus kompak dalam berusaha,” tuturnya.

Selain dihadiri Bupati, Wakil Bupati dan Forkompimkab, panen raya itu juga dihadiri Sekda Abdya, Drs Thamrin, Pro Dr Lukman Hakim, Msi dari Unsyiah, para asisten, kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), Camat, penyuluh, hingga para petani. (ag)

Pos terkait