Gerakan BEREH dan Evaluasi Dana Desa, Sekda Aceh: Terimakasih Semuanya

Sekda Aceh dr Taqwallah, M. Kes

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr Taqwallah, M. Kes menyampaikan terimakasih atas suksesnya gerakan Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau (BEREH) di semua kabupaten/kota.

“Ini semua usaha sadar kita sebagai pelayan masyarakat untuk bisa memberi pelayanan publik lebih baik lagi. Kita sudah memulai dengan sumberdaya yang ada, dan ternyata bisa,” kata Taqwallah, Selasa (17/12/2019).

Sekda Aceh menilai, gerakan BEREH yang diinisiasi oleh Plt Gubernur Aceh sudah banyak kemajuan dibanding awal penerapannya. Kantor Camat, Pukesmas, Polindes, dan SMA sudah lebih BEREH.

“Kunjungan terkini, kita dorong semua yang bersentuhan dengan masyarakat untuk meningkatkan lagi pelayanan agar masyarakat makin betah dan makin puas,” tambah Sekda Aceh.

Kepada Bupati/walikota dan wakil, Sekda, para camat, Kepala SMA, dan petugas medis masing-masing kabupaten/kota, Sekda Aceh menyampaikan terimakasih karena sudah satu kata dan aksi untuk terus memperbaiki pelayanan publik melalui Gerakan BEREH.

“Semoga ikhtiar kecil dan melakukan dari yang kecil-kecil sebagaimana anjuran Bapak Plt Gubernur Aceh dapat terus kita lakukan dengan sumberdaya masing-masing yang ada pada kita,” kata Sekda Aceh.

Sekda Aceh juga menyampaikan terimakasih untuk kesuksesan pertemuan evaluasi dana desa yang dilakukan oleh DPMG Aceh berkerjasama dengan kabupaten/kota.

Pertemuan Evaluasi Dana Desa yang dilaksanakan sebagai fungsi pembinaan juga ikhtiar untuk terus memaksimalkan seluruh anggaran yang ada di Aceh, termasuk Dana Desa agar makin bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagaimana yang kerap disampaikan oleh Bapak Plt Gubernur Aceh, untuk menurunkan angka kemiskinan dan penggangguran perlu dukungan semua pihak. Jadi, kita bertemu untuk menyatukan usaha bersama agar dana desa direncanakan tepat waktu, juga tepat guna,” kata Sekda Aceh.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Azhari membenarkan ada beberapa daerah yang mengirim surat terkait pelaksanaan pertemuan evaluasi dana desa. Namun, menurut Kepala DPMG Aceh itu bukan surat penolakan.

“Mereka ingin dilaksanakan menurut waktu yang mereka pikirkan lebih cocok. Namun, setelah kita komunikasikan, akhirnya terlaksana dengan skema pertemuan yang paling mungkin untuk dilaksanakan,” kata Azhari.

Sampai saat sudah 21 kabupaten-kota melaksanakan pertemuan evaluasi dana desa yang menghadirkan Sekda Aceh sebagai motivator.

“Hari ini kami bertolak ke Sabang untuk kegiatan yang sama. Nanti, sepulang dari Sabang, insya Allah kita adakan pertemuan di Aceh Besar, jadwal tentatifnya 23 Desember 2019,” tutup Azhari.

Kepala DPMG Aceh juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua atas lancarnya pertemuan evaluasi dana desa sesuai skema pertemuan masing-masing.

“Saya senang karena kita semua semakin bersemangat untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat karena dana desa adalah dana masa depan bagi pembangunan gampong,” tutup Azhari. (rel/b)