Komisi V DPRA dan DPRK Bireuen Bahas Rencana Pembangunan RS Regional

Foto bersama usai pertemuan Komisi V DPRA dengan anggota DPRK Bireueun. Foto: ist

BANDA ACEH – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)  menggelar rapat konsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen di Ruang Badan Musyawarah DPR Aceh, Kamis, (5/3/2020). Pertemuan itu, terkait  rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) regional oleh Pemerintah Aceh.

Rapat dipimpin Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Fahlevi, didampingi para anggota Komisi Kesehatan dan Kesejahteraan tersebut. Sedangkan rombongan Kabupaten Bireuen antara lain hadir Wakil Ketua DPRK, Syauqi Futaqi, Ketua Komisi III Teuku Muhammad Mubaraq, Direktur Rumah Sakit dr. Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani, M.Kes., dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan. 

DPRA menyatakan sangat mendukung pembangunan RS regional di Kabupaten Bireun. Komisi V DPRA juga optimis dengan SDM yang dimiliki Pemerintah kabupaten Bireuen baik eksekutif maupun legislatif yang telah menyatakan siap dengan pembangunan rumah sakit regional dan menjadi rujukan empat kabupaten yakni Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara dan kota Lhokseumawe.

Syauqi mengatakan dalam hal ini pihaknya menyampaikan sharing atau berbagi informasi mewakili 2 komisi yaitu komisi 1 dan komisi 3 DPRK.  “kita sudah membebaskan lahan dengan anggaran Rp.12 miliar lebih, sehingga tanah sudah tersedia untuk pembangunan rumah sakit regional. Lalu, administrasi juga sudah siap, tinggal saja pihak pemerintah Aceh menindaklanjutinya kita berharap RS regional harus segera dibangun,”harapnya.

Sementara itu Ketua komisi V M Rizal Falevi Kirani mengatakan pihaknya sangat mendukung pembangunan RS tersebut. Tapi kembali lagi ke DPRK untuk pengawasan dan kawal pembangunan gedung RS betul-betul berkualitas.

“Sekarang ini masih banyak bangunan yang tidak berkualitas titik ini menyangkut dengan hidup orang banyak. Tahapan juga harus segera dilengkapi seperti administrasi DID dan AMDAL, “katanya. (rel/red)