Tgk Yunus: Antisipasi Corona, Perlu Bertindak

Tgk Muhammad Yunus ketua komisi 1 DPR Aceh

IDI RAYEUK – Ketua komisi 1 DPR Aceh Tengku Muhammad Yunus dari fraksi partai Aceh (PA), terkait dengan maraknya virus Corona (Covid-19), meminta kepada pemerintah daerah untuk bertindak cepat sebelum terlambat, Minggu (29/3/2020).

Mwskipun demikian, dia mengapresiasi pemerintah bterkait surat edaran meliburkan ASN. “Tentunya Pemerintah Aceh kita apresiasi juga terkait dengan surat edaran meliburkan sekolah dan ASN bekerja dari rumah serta baru-baru ini telah memberikan tempat tinggal bagi paramedis yang menangani Covid-19,” katanya.

Lanjutnya, menyimak perkembangan penyebaran dan warga yang terjangkit Novel Coronavirus nCov (Covid-19) kian hari kian mengkhawatirkan baik di Aceh maupun di seluruh Indonesia, bahkan di Negara maju sekalipun dibelahan dunia sangat kewalahan dan tergagap mencegah penyebaran masif dari virus tersebut.

Sambungnya, dalam Rapat Badan Musyawarah pada tanggal 23 Maret 2020, tentunya sudah mengambil sikap resmi dan tegas yaitu mendukung langkah strategis dan berani seperti lock down atau partial lock down yang akan ditempuh oleh Pemerintah Aceh dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Tgk Yunus Komisi I DPR Aceh, mengatakan, sesuai bidang tugasnya dan seiring dengan hasil Rapat Badan Musyawarah DPR Aceh mengharapkan Pemerintah untuk segera melakukan koordinasi dengan Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh bahkan Pihak Pengelola Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Bandara lainnya yang ada di Aceh untuk mendata orang yang keluar masuk Aceh selama 2 (dua) bulan terakhir.

DPR Aceh sebelumnya telah menggelar rapat dengan Kanwil Kemenkum HAM Aceh dan Kantor Imigrasi Kelas IA Banda Aceh terkait pananganan penyebararan Covid-19 melalui pintu masuk lintas udara, darat dan laut.

Tindak lanjut hal ini, katanya, harus dilaksanakan pemerintah daerah melalui SKPA terkait guna membatasi dan memperketat bahkan mengunci pintu keluar masuk ke dan dari Aceh. Hal ini harus segera ditempuh guna mencegah penyebaran secara masif dan bom waktu dari Covid-19. (DSP)