BPJAMSOSTEK Banda Aceh Serahkan Sertifikat Kepada Distanbun Aceh

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh, Awalul Rizal menyerahkan sertifikat kepada Kadistanbun Aceh, A Hanan, SP, MM di aula Distanbun Aceh, Jumat (17/42020).

BANDA ACEH – Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Banda Aceh meserahkah setifikat dan kartu kepesertaan kepada Dinas Pertanian dan Perkebunan  (Distanbun) Aceh, di aula Distanbun Aceh, Jumat (17/42020)

Penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi BPJAMSOSTEK karena Distanbun Aceh yang sudah tertib melindungi seluruh tenagakerjanya kedalam  program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Kantor Distanbun.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Banda Aceh, Awalul Rizal mengatakan berdasarkan amanah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, BPJAMSOSTEK ditunjuk untuk menyelenggarakan 4 Pogram Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Jaminan sosial dimaksud diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP) yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia dari risiko sosial ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh karena telah tertib mendaftarkan seluruh Penyuluh Pertanian sebanyak 962 orang dan Tenaga Harian Lepas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (THLPOPT) sebanyak 67 orang kedalam program jaminan sosial BPJAMSOSTEK,” ujarnya.

Pihaknya berharap kiranya seluruh Dinas lainnya yang ada di Aceh dapat mendaftarkan seluruh Tenagakerja Kerja Harian Lepas dan Pemnyuluhnya kedalam program Jaminan Sosial BPJAMSOSTEK. Karena, katanya, selain memberikan perlindungan dan rasa aman saat bekerja, Dinas juga sudah ikut serta menjalankan amanah Undang-Undang.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan mengatakan, seluruh Tenaga Kerja Harian Lepas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (THLPOPT) memiliki risiko pekerjaan yang cukup tinggi disamping medan tugas yang beragam dan luar biasa menantang.

“Karena merekalah yang bertanggungjawab memastikan bagaimana tanaman pangan seperti padi bisa tumbuh dengan baik,” katanya.

Selain petugas THLPOPT, kata Hanan, juga ada Penyuluh Pertanian yang juga memiliki risiko dalam melaksanakan perkerjaan nya untuk itu kami juga memberikan fasilitas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada seluruh Penyuluh tersebut.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada BPJAMSOSTEK, semoga dengan kerjasama ini para Penyuluh Pertanian dan THLPOPT lebih merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan saya berharap BPJAMSOSTEK juga dapat terus memberikan pelayanan terbaik terutama saat pekerja kami melakukan klaim,” kata Hanan. (red)