WH Aceh Timur Tegur Penjual Takjil

WH Aceh Timur tegur penjual takjil pada siang hari di Aceh Timur, Senin (27/4). (Analisisnews.com. Com /istimewa)

IDI RAYEUK- Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Pol PP dan WH) Aceh Timur menegur penjual takjil pada siang hari di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Pedagang tersebut melanggar himbauan Forkopimda setempat.

Sebelumnya Forkopimda Aceh Timur telah mengeluarkan himbauan agar berjualan pada pukul 16.00 WIB.

“Karena mereka mengabaikan himbauan Forkopimda sehingga Personel Pol PP dan WH menegur para penjual makanan di siang hari di Kota Idi, Aceh Timur, “ujar Kasat Pol PP dan WH Aceh Timur, T. Amran, SE. MM, Senin (27/4).

Ia juga mengatakan, selain harus mematuhi himbauan Forkopimda tentang berjualan, para penjual takjil juga harus mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh Timur.

“Dari unsur TNI, Polri dan Pol PP Aceh Timur sudah pernah melakukan sosialisasi di pusat Kota Idi, Aceh Timur, supaya para pedagang berjualan si sore hari dan memakai masker serta sarung tangan saat berjualan, “ujar T. Amran.

Sementara itu, Jubir Gugas Penanganan Covid – 19 Aceh Timur, dr. Edi Gunawan mengatakan pihaknya sangat sesalman karena masih banyak penjual takjil tak gunakan masker.

seharusnya, kata Edi, di tengah kondisi wabah seperti itu, kita semua tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

” Baik penjual maupun pembeli tetap memakai masker, jaga jarak, jaga kebersihan tangan penjaja makanan, hindari berkerumun, termasuk pada saat melaksanakan ibadah sholat Tarakan,” kata dr. Edi.

Ia menambahkan, Tim dari Gugus Tugas juga susah pernah turun ke lapangan langsung memperingatkan para penjual takjil yg ada di Kota Idi. Dalam sosialisasi tersebut melibatkan Tim Polres/TNI, Satpol PP, BPBD dan instansi terkait lain nya. (sri).