Pasar Murah Sesuai Protokol Kesehatan

Pasar Murah Disdagkop Aceh Timur di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten setempat, Kamis (30/1). (Analisisnews.com. Com/istimewa)

Idi Rayeuk – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupetan Aceh Timur menggelar pasar murah reguler 1441 Hijriah atau tahun 2020 tanpa kerumunan pembeli, atau sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (30/4) itu, pembeli juga wajib memakai masker.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur, Iskandar, SH melalui Kabid Perdagangan Nazarina mengatakan pasar murah yang dilakukan pihaknya hari ini merupakan pasar murah reguler yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang Ramadan dan lebaran Idul Fitri.

“Ini merupakan pasar murah reguler kedua kali dalam tahun ini, setelah kita lakukan di Pasar Baru Peureulak, pada Rabu (22/4) lalu, atau sebelum mengang puasa,”ujar Nazarina.

Wanita yang eksis di bidang perdangangan ini, mengaku bahwa pihaknya melakukan pasar murah reguler ini sesuai dengan prosudur COVID-19 yang telah ditetapkan.

“Dimana calon pembeli, sebelumnya telah kita bagikan kupon kepada seluruh keuchik dalam wilayah kecematan ini. Nomor urut kupon kita tentukan jadwal, untuk kupon nomor 1 sampai dengan nomor 10 dilayani pada pukul 10:00 pagi, sedangkan 10 nomor selanjutnya dilayani pada jam berikutnya. Hal ini kita lakukan untuk menghindari kerumunan calon pembeli di lokasi pasar murah,” jelasnya.

Selain itu, Nazarina memaparkan, pihaknya juga mewajibkan calon pembeli menggunakan masker dan cuci tangan sebelum menyerahkan kupon dan membayar barang kebutuhan pokok murah yang telah disiapkan petugas Disperindagkop.

Bahkan, sambung Nazariana, pihaknya juga menentukan pintu masuk dan pintu keluar. Pintu masuk dan keluar pembeli diatur oleh petugas kepolisian Polsek Peureulak Barat dan Anggota TNI Koramil Peureulak Barat.

Sebutnya, untuk pasar murah di Kecamatan Peureulak Barat, pihak Disperindag telah menyiapkan bahan kebutuhan pokok, telur ayam sebanyak 21000 butir, gula pasir1500 Kg, beras2500 Kg, dan 1500 liter minyak makan.

“Semua kebutuhan pokok tersebut, kita jual dibawah harga hed; gula pasir seharga Rp 12.500/Kg, minyak makan Rp10.000/Kg, telur ayam Rp30.000/lempeng, sedangkan beras premiun Rp 8500/Kg,” pungkas Nazarina.(sri).