Beragam Jenis Peci Jadi Incaran Selama Ramadan


Foto: analisisnews.com/agus
PECI: Berbagai jenis peci dijajakan oleh pedagang di kawasan Pasar Blangpidie, Abdya Senin (11/5/2020).

BLANGPIDIE-Selama bulan Ramadan 1441 hijriah, aneka ragam peci yang dijajakan oleh pedagang disejumlah pasar dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menjadi buruan masyarakat. Beragam jenis peci dipajang oleh para pedagang untuk memikat daya beli konsumen.

Saiful, pedagang peci di Pasar Blangpidie Senin (11/5/2020)  mengatakan selama Ramadan terjadi peningkatan penjualan peci, namun tidak seperti Ramadan tahun lalu. Untuk tahun ini, daya beli sedikit terbatas lantaran sedangan merebaknya virus Corona (Covid-19), sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih di rumah. Hingga memasuki hari ke 18 Ramadan penjualan peci diperkirakan akan terus meningkat hingga jelang lebaran mendatang. Untuk mengatasi kekurangan barang dan memenuhi permintaan konsumen, pihaknya telah melakukan persiapan sejak awal dengan menambah persediaan peci dari berbagai jenis peci sesuai dengan permintaan konsumen.

“Meningkatnya daya beli sudah mulai terasa sejak awal memasuki Ramadan. Apalagi menjelang lebaran yang biasanya akan lebih ramai, namun tetap saja tidak seramai Ramadan tahun lalu yang tidak ada wabah virus,” tuturnya.

Disebutkan, harga peci yang dijual bervariasi mulai dari harga Rp10 ribu hingga ratusan ribu, tergantung jenis dan bahan yang digunakan. Umumnya, peci yang dijualnya adalah produk lokal, namun ada juga yang didatangkan dari luar daerah seperti Medan Sumatera Utara dan sejumlah daerah lainnya dengan gaya serta bentuk yang menarik. Normalnya, selama Ramadan bisa ratusan peci laku terjual. Omzetnya bisa mencapai jutaan rupiah. Kebanyakan warga mencari bentuk peci yang kerap digunakan para ustad yang kerap tampil di televisi. Namun, ada pula yang lebih menyukai peci atau kopiah yang model klasik, seperti peci khas Aceh dengan ciri khas rencong dan motif pintu Aceh.

Ditambahkan, kondisi itu memang selalu terjadi ketika datangnya Ramadan, menyambut Idul Fitri dan Idul Adha. Sebab di momen itu banyak masyarakat yang berupaya menyesuaikan dengan tampilan busana muslim yang sedang ramai digunakan.  Kondisi tersebut tentunya membawa berkah bagi para pedagang. Jika diluar Ramadan  daya beli masyarakat tergolong rendah.

Dirman salah seorang pembeli mengatakan, umumnya masyarakat ingin tampil beda saat menyambut puasa Ramadan dan Idul Fitri, terutama mengenai kelengkapan untuk beribadah. Peci memang kerap diburu masyarakat, saat menyambut puasa dan lebaran. Kondisi tersebut memang telah membudaya, sehingga banyak masyarakat yang mendatangi toko penjual peci guna mendapatkan peci baru sesuai dengan keinginan.

“Pembeli tentu menginginkan jenis dan kualitas peci yang terbaik untuk digunakan saat beribadah. Sehingga tidak diherankan lagi, jika menyambut Ramadan dan lebaran banyak masyarakat yang berburu peci di pasar atau di tempat penjualan khusus peci,” tandasnya. (ag)