Polres Abdya Libatkan Elemen Masyarakat Lakukan Penilaian ITK


Foto: analisisnews.com/agus
KUESIONER: Para responden dari berbagai elemen masyarakat di Abdya mengisi data kuesioner ITK Polri di Aula Mapolres Abdya, Senin (11/5/2020) 

BLANGPIDIE-Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (11/5/2020) melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh masyarakat, organisasi, media masa, tokoh pemuda termasuk berbagai instansi dalam kabupaten setempat untuk melakukan penilian terhadap Indeks Tata Kelola (ITK) dan kinerja.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Wakapolres Abdya Kompol Zainuddin SPd mengatakan,  dengan adanya pelaksanaan ITK  itu diharapkan dapat memberikan pandangan terhadap kinerja dan pelayanan Polres Abdya terhadap masyarakat selama ini. Akan hal itu, dia atas nama jajaran Polres Abdya mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh elemen dalam menjadi responden terhadap ITK kinerja Polres Abdya.

“Upaya penilaian ini akan menjadi bahan evaluasi Polres Abdya ke depannya, sehingga dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Mirza Fauzul Hadi selaku bagian dari Kemitraan ITK Mabes Polri dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dalam kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan ini atas permintaan Kapolda Aceh. Dimana, tim survei tersebut terbagi dalam dua tim. Masing-masing tim beranggota empat orang yang melakukan survei ke sejumlah Polres yang berada di lintas timur dan barat Aceh. Pelaksanaan ITK ini secara online menggunakan HP android masing-masing responden setelah masuk melalui web ITK Polri. Dalam laman tersebut, para peserta yang hadir diminta untuk mengisi kuesioner tentang kinerja Polres yang ditentukan.

Menurutnya, indeks tersebut merupakan salah satu alat ukur untuk melihat potret tata kelola Polri di tingkat wilayah Polda dan Polres. Apalagi Polri punya tugas yang besar untuk bersigungan dengan masyarakat.  Penilaian ITK Polri tahun 2020 ini nantinya akan bermanfaat tidak hanya di internal kepolisian saja, tetapi juga secara eksternal. Bahkan dengan penilaian yang melibatkan pihak eksternal merupakan sebuah keterbukaan Polri dalam memberi hak kepada masyarakat untuk menilai. Manfaat dari penilaian ini diantaranya kesiapan menuju zona integritas, serta perbaikan pelayanan publik. Insdeks inilah menjadi tolak ukur dalam pelaksanaan tugas polri kedepan. Terdapat sekitar 461 Polres seluruh Indonesia yang akan dinilai seperti kegiatan hari ini dan Polres Abdya salah satunya. Untuk wilayah Aceh pihaknya diberi waktu selama 20 hari untuk melaksanakan tugas ini hingga tuntas.

“Ada beberapa prinsip-prinsip dasar penilaian ITK dan kinerja Polri yakni kompetensi, responsif, prilaku, transparan, keadilan efektifitas dan akuntabilitas,” pungkasnya.(ag)