Diskop UKM Perindag Abdya Hadirkan Pasar Murah Untuk Masyarakat


Foto: analisisnews.com/agus
PASAR MURAH: Pasar murah di Desa Kedai, Kecamatan Manggeng, yang digelar Diskop UKM Perindag Abdya, Kamis (14/5/2020)

BLANGPIDIE-Guna meringankan beban masyarakat, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) membuka pasar murah selama empat hari berturut-turut di empat kecamatan dalam kabupaten setempat yang dimulai dari Rabu (13/5) kemarin.

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya Azhar ST, Kamis (14/5/2020) mengatakan, pasar murah tersebut dilaksanakan untuk meringankan beban masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1441 hijriah. Dasar diadakannya pasar murah itu yakni surat Plt Gubernur Aceh nomor 511.1/7073 tertanggal 8 Mei 2020 dan surat Kepala Dinas Perindag Aceh nomor 520/2137/PDN/2020 tanggal 6 Mei 2020 tentang pelaksanaan pasar murah atau operasi pasar se-Aceh dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1441 hijriah.

Dijelaskan, dalam program pasar murah ini, Abdya mendapat jatah bahan pokok berupa beras sebanyak 12.500 kg, minyak goreng 11.000 liter, tepung terigu 1.500 kg dan telur ayam sebanyak 48.600 butir. Setiap bahan pokok itu sudah disubsidi, seperti beras disubsidi sebesar Rp.3000 per kg, minyak goreng Rp.3000 per liter, tepung terigu Rp.3000 per kg dan telur ayam disubsidi Rp.250 per butir. Harga tersebut telah disubsidi oleh Pemerintah Aceh, dimana masyarakat akan mendapatkan jatah masing-masing satu kupon dengan maksimal pembelian beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 2 kg dan telur sebanyak 2 papan atau 60 butir.

“Harga jual bahan pokok tersebut sesuai dengan ketentuan dari Bulog dan telah disubsidi, yakni beras Rp.45.000 untuk 5 kg, minyak goreng Rp.24.000 untuk 2 kg, tepung terigu Rp.6.000 untuk 1 kg dan telur ayam Rp.30.000 per papan atau 30 butir,” paparnya. 

Untuk wilayah Abdya, pasar tersebut telah berlangsung sejak Rabu (14/5/2020) kemarin di Kecamatan Lembah Sabil, kemudian hari ini (Kamis) di Kecamatan Manggeng, lalu Setia dan terakhir di Kecamatan Kuala Batee. Dalam pelaksanaanya, Disperindag Aceh bekerja sama dengan Diskop UKM Perindag Abdya juga pihak Bulog Blangpidie dengan sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2020.

“Dengan adanya pasar murah ini, dapat meringankan beban masyarakat, khususnya sebagai persiapan jelang lebaran,” imbuhnya. (ag)