Satu Korban Hanyut Terseret Ombak Belum Ditemukan


Foto: analisisnews.com/agus
PENCARIAN KORBAN: Tim gabungan melakukan pencarian korban terseret ombak di PPI Ujung Serangga Kecamatan Susoh, Abdya. Hingga saat ini korban belum ditemukan, Kamis (14/5/2020).
 

BLANGPIDIE-Hingga hari ketujuh proses pencarian korban hanyut terseret ombak saat pulang memancing di kawasan tanggul pemecah ombak kolam labuh pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Ujung Serangga Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) beberapa waktu lalu belum ditemukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin Kamis (14/5/2020) mengatakan, upaya pencarian korban atas nama Rahmad Reza (24) warga Iku Lhueng Kecamatan Jeumpa telah dilakukan dengan optimal. Upaya pencarian dengan menyisir sejumlah titik hingga mencapai kawasan perairan Nagan Raya dan Aceh Selatan. Pencarian jalur darat dengan menyusuri bibir pantai menggunakan motor trail juga telah dilakukan, tapi keberadaan korban juga belum ditemukan.

Proses pencarian yang dilakukan siang malam itu melibatkan tim gabungan dari BPBK, SAR, RAPI, Tagana, TNI, Polri hingga pihak masyarakat. Berbagai informasi yang disampaikan oleh pihak nelayan atau masyarakat langsung ditelusuri oleh tim, dengan harapan dapat menemukan keberadaan korban. Proses pencarian telah sesuai dengan SOP, namun belum juga membuahkan hasil.

“Kami akan undang unsur-unsur terkait disaksikan pihak keluarga korban untuk menyampaikan terkait proses pencarian yang telah dilakukan. Sesuai SOP, tenda-tenda yang terpasang akan dibuka dulu. Namun upaya pencarian tetap diupayakan, dengan menyerap semua informasi terkait dugaan keberadaan korban,” terangnya kepada wartawan di posko pencaraian PPI Ujung Serangga.

Selama proses pencarian, pihaknya baru menemukan satu korban dari dua korban yang hanyut terseret ombak beberapa waktu lalu. Korban yang ditemukan itu atas nama Ridwan (27) warga Iku Lhueng Kecamatan Jeumpa. Korban ditemukan dengan jarak sekitar dua mil dari bibir pantai pada Sabtu (9/5) lalu sekira pukul 08.00 WIB. Keberadaan jasad korban diketahui dari informasi yang disampaikan nelayan kepada pihaknya. Nelayan dimaksud sempat melihat jasad korban di kawasan Pulau Gosong. Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat selama proses pencarian korban, begitu juga dengan kalangan masyarakat termasuk pihak keluarga yang telah bersama-sama membantu mencari korban.

“Harapan kami, korban segera ditemukan, karenanya jika ada informasi segera sampaikan kepada kami, agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. (ag)