Gampong Lambada Peukan Salurkan BLT-DD

Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali menyerahkan secara BLT-DD kepada penerima manfaat di Gampong Lambada Peukan, Jumat (15/5/2020)

KOTA JANTHO – Upaya menangani dampak virus Corona (Covid-19), Gampong Lambada Peukan kecamatan Darussalam, Aceh Besar menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Secara simbolis, diserahkan langsung Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali kepada penerima manfaat di halaman Meunasah Gampong tersebut, Jumat (15/5/2020).

Sebanyak 25 orang penerima BLT-DD di Lambada Peukan, diberikan selama tiga bulan sejak bulan April 2020. Tahap pertama bulan April dengan jumlah Rp. 600.000 per bulan dan tahap kedua maupun ketiga akan menyusul dengan jumlah yang sama. Selama tiga tahap penerimaan, sehingga per orang menerima total Rp 1.800.000.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali mengatakan atas nama Pemkab Aceh Besar, mengapresiasi dan bangga terhadap Gampong Lambada Peukan yang telah cepat melakukan pendataan dan telah memiliki data keluarga penerima BLT-DD.

Dia berharap, Gampong lainnya di Aceh Besar juga menyalurkan BLT-DD. “Memang belakangan ini kita tidak nyaman dengan hadirnya virus corona ini. Tidak ada satu orang pun yang senang, tidak ada satu orang pun yang beruntung,” ujarnya.

Akibat Covid-19, katanya, barang di pasar tidak laku, pedagang banyak yang merasa rugi, usaha banyak yang tutup, buruh dan karyawan juga banyak di rumahkan. “Ini semua dampak dari virus ini.
Virus ini masuk di semua tatanan kehidupan,” kata Bupati.

Begitu besarnya pengaruh virus ini, sehingga diperlukan kesiapsiagaan, baik di bidang kesehatan, sosial maupun ekonomi. “Secara kesehatan harus siap siaga. Di Gampong, ini mendekati lebaran banyak yang mudik. Kita harapkan untuk tidak mudik. Yang sudah di luar tidak boleh masuk. Kalaupun masuk, harus diisolasi terutama yang berasal dari daerah Pandemi,” katanya.

Dia berharap, selain upaya yang dilakukan pemerintah, secara individu juga harus menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan terkait Covid-19. Dikatakannya, secara individu, wabah virus Corona jangan diremehkan.

Selain itu, katanya, Covid-19 juga berdampak juga di bidang sosial. “Yang dulu ada kerja, sekarang kehilangan pekerjaan. Yang dulu ada pendapatan, kini kehilangan pendapatan. Oleh karena itu, maka diberikan bantuan sosial seperti salah satunya, BLT-DD ini. Kalau di tingkat kabupaten Aceh Besar misalnya diberikan sembako,” katanya.

Selanjutnya, kata Bupati, Covid-19 berdampak terhadap ekonomi. Aceh Besar, katanya, telah berupaya memberikan stimulus kepada pedagang maupun nelayan. Selain itu, di bidang pangan juga telah diantisipasi dan langkah-langkah kongkrit. “Karena, kita tidak tahu kedepannya, kapan virus ini berakhir. Apakah akan lebih parah atau tidak, kita berdoa semoga virus ini cepat berakhir,” kata Mawardi Ali.

Terkait BLT-DD, Bupati mengucapkan selamat kepada Gampong Lambada Peukan
yang telah meluncurkan program ini. “Kepada penerima jangan lihat dari jumlahnya, tapi lihat manfaatnya. Apalagi ini bulan puasa dan mendekati hari raya idul fitri,” ujarnya.

Sejauh ini, sudah beberapa Gampong masing-masing kecamatan di Aceh Besar, telah menyalurkan BLT-DD diantaranya sejumlah Gampong di kecamatan Seulimum, Indrapuri, Suka Makmur, Peukan Bada, Ingin Jaya, Darussalam, Pulo Aceh, Kota Jantho, Krueng Barona jaya, Darul Kamal dan Lhoong. Sementara Gampong-gampong di kecamatan lainnya akan menyusul.

Bupati menargetkan, penyaluran BLT-DD harus sudah tersalurkan sebelum lebaran idul fitri 1441 Hijriah/2020. “Desa-desa harus segera menyalurkan dan ditargetkan sebelum lebaran ini, sudah disalurkan,” kata Bupati Mawardi Ali.

Sementara, Geuchik Gampong Lambada Peukan, Alwi, mengatakan, musibah Covid-19 turut dirasakan dampaknya bagi masyarakat Gampong Lambada Peukan. Selama ini, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan beberapa hal seperti pembentukan tim relawan siaga Covid-19 yang diketuai Keuchik. Timnya, berasal dari perangkat Gampong. “Diambil tim dari perangkat Gampong, karena ini relawan, tidak digaji,” ungkapnya.

Sejumlah upaya yang dilakukan seperti melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum, Meunasah dan lainnya. Selain itu, memantau orang yang masuk ke Gampong tersebut, apakah berasal dari daerah Pandemi atau bukan.

Selain itu, kata Alwi, Gampong Lambada Peukan, dengan adanya instruksi dari Menteri Keuangan terkait penanganan Covid-19, sehingga terdapat ketentuan utk memberikan BLT dari DD dengan ketentuan yang telah dtliatur.

“Memang Lambada Peukan juga menerima Bantuan Sosial Tunai (BST). Namun pemberian BLT-DD tidak tumpang tindih. Sebanyak 25 orang penerima manfaat, per orang total tiga tahap Rp. 1.800.000. sehingga kalau dikalikan 25 orang, maka total yang dianggarkan dari Dana Desa adalah Rp. 45.000.000,” sebutnya.

Hadir dalam kegiatan ini, para Camat, unsur Forkopimka kecamatan Darussalam, unsur TNI-Polri, Kadis DPMG Aceh Besar, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, dan lainnya. (b)