Aksi Solidaritas, Mahasiswa PERMATA Banda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang dan Kebakaran

Analisisnews.com/Junaidi.
Beru Bujang PERMATA UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyalurkan bantuan dana Banjir Bandang dan Kebakaran di Bintang, Aceh Tengah. Jum’at (15/5/2020)

REDELONG – Dua hari belakangan ini, Beru-Bujang Persatuan Mahasiswa Takengon-Bener Meriah (PERMATA) UIN Ar-Raniry Banda Aceh melakukan Open Donasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk korban banjir bandang yang terjadi di kedua kabupaten tersebut.

Amatan analisisnews.com, open donasi dilakukan di beberapa titik di Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam dua hari tanggal 14-15 Mei 2020.

Seperti di Kabupaten Bener Meriah, open donasi dilakukan di Ibu kota Redelong atau Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Simpang Balik, dan di Pante Raya Kecamatan Weh Pesam yang di koordinir langsung oleh Rizkan. 

Sementara untuk wilayah Pondok Baru Kecamatan Bandar dikoordinir oleh Setiawan Syah dan Open Donasi di Aceh Tengah dikoordinir oleh Marza Halismunte yang terdapat di beberapa titik.

Pada Kamis, (14/5/2020) di Bener Meriah, setelah selesai melakukan aksi Galang dana, Beru Bujang PERMATA langsung meninjau lokasi banjir bandang yang juga terjadi di kampung Cemparam, Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah untuk memastikan bantuan apa yang di sehingga tepat sasaran.

Keesokan harinya, tanggal 15 Mei 2020, dana terkumpul dengan jumlah Rp 13.531.000,00 (tiga belas juta lima ratus tiga puluh satu ribu rupiah). Dana ini disalurkan ke 15 Kepala Keluarga korban banjir di Paya Tumpi yang mengungsi di SDN 3 Kebayakan dan kepada dua Kepala Keluarga korban kebakaran di Bintang, Kecamatan Bintang yang terjadi belakangan ini. Bantuan yang disalurkan berupa pakaian, sembako, obat-obatan, dan sejumlah uang. 

“Kami berharap, bantuan ini bisa membantu meringankan beban para korban yang terdampak. Apalagi dalam kondisi di bulan ramadhan ini, semoga korban selalu diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” kata Rasidi Jaya, salah satu perwakilan PERMATA UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang juga merupakan KRC (Korp Respon Cepat) wilayah Aceh.

Amatan media ini, sampai kunjungan terakhir PERMATA ke lokasi pengungsian, beberapa keluarga yang terdampak banjir sedang menyelamatkan dan membersihkan barang-barang yang masih layak pakai bersama tim relawan.

Sedangkan pada korban kebakaran, informasi yang diterima warga masih bisa menyelamatkan barang manfaat lainnya berupa satu unit televisi, kulkas, 3 sepeda motor dan 1 unit mobil. 

Selain itu, informasi yang diterima analisinews.com, masyarakat yang ditimpa korban banjir masih membutuhkan bantuan berupa sepatu boots, cangkul, skop, sapu, pengepel, timba, baju jas hujan dan karung. (Rel/Jun)