Anggota DPRA Minta Pemerintah Stablkan Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir

BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Irpannusir meminta Pemerintah Aceh agar dapat menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok dan daging meugang menjelang hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah di Aceh.

Hal itu disampaikan Irpannusir dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pangan dan Dinas Peternakan Aceh, di ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRA, Senin, (18/5/ 2020). “Kami minta kepada Dinas Pangan dan Dinas Peternakan Aceh untuk menstabilkan harga bahan pokok dan daging menjelang lebaran tahun ini,” kata Irpannusir, Selasa (19/5).

Dia mengatakan, meskipun selama ini Dinas Pangan Aceh sudah rutin menggelar kegiatan pasar murah di beberapa daerah sebagai upaya menjaga kestabilan harga bahan pokok tetap terjangkau.

“Namun, tidak cukup sampai disitu saja. Tetapi, Komisi II DPRA tetap berharap agar penstabilan harga tersebut terus dilakukan sampai hari lebaran nanti,” ujarnya.

Irpan juga meminta Dinas Pangan dan Dinas Peternakan Aceh harus selalu memantau serta mengawasi harga daging meugang menyambut hari raya Idul Fitri.

Irpan menyebutkan, kisaran harga daging yang wajar itu antara Rp 140 ribu sampai Rp 150 ribu per kilogram. Tetapi, sejak dua tahun terakhir ini, harga daging meugang di wilayah Barat Selatan Aceh mencapai Rp 180 ribu per kilogram.

“Kondisi ini tentu membuat resah masyarakat, terutama masyarakat kecil, apalagi tradisi di Aceh membawa pulang daging meugang hampir merupakan sebuah kewajiban,” kata politikus PAN itu. (*/red)