Pemkab Abdya Kembali Tiadakan Pasar Daging Meugang


Foto: analisisnews.com/agus
Kepala Bagian Kominfo, Persandian dan Protokol Setdakab Abdya Mawardi, SH

BLANGPIDIE-Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim, kembali mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pedagang daging di hari meugang (punggahan) dadakan menyambut hari raya Idul Fitri 1441 hijriah agar tidak melakukan aktivitas pemotongan hewan seperti kerbau dan lembu di kawasan bantaran Kueng Beukah Kecamatan Blangpidie dan lapangan Desa Seunulop, Kecamatan Manggeng, kabupaten setempat.

Kepala Bagian Kominfo, Persandian dan Protokol Setdakab Abdya Mawardi, SH, Senin (18/5/2020) mengatakan, himbauan tersebut sifatnya juga sama seperti yang dilakukan Pemkab Abdya pada saat meugang sehari menyambut puasa Ramadan lalu. Dalam surat himbauan nomor 450/535/2020 tanggal 18 Mei 2020 tentang pelaksanaan meugang Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 23 Mei 2020 mendatang bahwa lapangan Desa Seunulop Manggeng dan lokasi Krueng Beukah, Blangpidie agar tidak ada aktivitas pemotongan hewan dan pejualan daging. Hal itu bedasarkan Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tenggal 31 Maret 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) dan Keputusan Presiden nomor 11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

“Bupati menghimbau kepada para pedagang dadakan agar tidak melakukan aktivitas pemotongan hewan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Abdya,” terangnya.

Bagi masyarakat atau pedagang yang ingin melakukan kegiatan pemotongan dan penjualan daging meugang dapat dilaksanakan dalam lingkungan desa (gampong) masing-masing. Lokasinya juga dianjurkan pada tempat yang aman, bersih dan tidak mengganggu arus lalulintas serta tidak bergabung antara satu pedagang dengan pedagang lainnya guna menghindari kerumunan banyak orang yang akan membeli daging.

Ditambahkan, ternak yang akan dipotong harus sehat dan bebas dari penyakit menular dengan pembuktian surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dikeluarkan oleh dinas terkait. Pedagang juga tidak dibenarkan memasukkan daging segar atau daging beku dari daerah lain selain ternak yang dipotong dalam wilayah Abdya.  Himbauan dimaksud telah disebarkan kepada seluruh Camat dalam Kabupaten Abdya agar segera diteruskan kepada masing-masing desa dan masyarakat dapat segera mengetahui hal tersebut.(ag)