Abrasi di Abdya Makin Mengkhawatirkan


Foto: analisisnews.com/agus
ABRASI: Abrasi di pantai Ujung Manggeng, Desa Sejahtera, Kecamatan Manggeng, Abdya yang menyebabkan sejumlah fasilitas rusak, Jumat (29/5/2020).

BLANGPIDIE-Abrasi yang disebabkan ombak pasang di bagian pesisir Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) makin meluas dan mengkhawatirkan. Sebelumnya, abrasi melanda kawasan pesisir Desa Palak Kerambil dan Panjang Baru Kecamatan Susoh yang mengakibatkan 38 unit rumah warga rusak parah, selain itu sejumlah fasilitas umum lainnya juga ikut menjadi sasaran amukan ombak, termasuk kapal milik nelayan yang sedang dalam pengerjaan. Kali ini abrasi meluas ke kawasan Pantai Ujung Manggeng kawasan Desa Sejahtera Kecamatan Manggeng. Ombak dengan ketinggian di atas 5 meter menghantam pesisir pantai dimaksud.

Alimuddin warga desa setempat kepada wartawan, Jumat (29/5/2020) mengatakan, kejadian abrasi paling parah melanda kawasan pantai Ujung Manggeng pada Sabtu malam (23/5/2020) lalu. Amukan gelombang pasang membuat sejumlah pondok milik warga hanyut terseret arus ombak. Bahkan bangunan milik Majelis Pengajian Tauhid Tasawuf (MPTT) yang rutin dipakai untuk kegiatan pengajian di kawasan setempat juga menjadi sasaran amukan gelombang. Dimana, pagar bangunan rusak berat setelah diterjang ombak.  Tidak hanya itu, amukan ombak juga merusak tempat pembuatan garam tradisional di kawasan setempat. Tempat pembuatan garam tradisional itu merupakan salah satu mata pencaharian warga untuk menafkahi keluarga. 

Menurutnya, perlahan tapi pasti abrasi semakin dekat dengan pemukiman warga, diperkirakan jaraknya tinggal puluhan meter lagi. Jika ombak itu terus mengganas pasti akan sampai menghantam rumah warga. Sejumlah pohon kelapa dan pohon cemara di kawasan itu juga tumbang akibat dihempas ombak. Sebelum abrasi melanda kawasan Pantai Ujung Manggeng, pantai ini merupakan lokasi objek wisata yang sangat diminati oleh warga baik lokal maupun dari luar Abdya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin yang dihubungi wartawan membenarkan bahwa abrasi juga menghantam kawasan pantai Ujung Manggeng beberapa hari lalu. Pihaknya, akan segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi disana.

Dia mengingatkan kepada para pengunjung pantai dimaksud untuk tidak bermain di kawasan deburan ombak, baik untuk sekedar bermain dengan keluarga maupun mandi. Karena hal itu sangat berbahaya, terlebih saat ini sedang musim angin barat dengan ketinggian ombak di atas normal

“Kami segera ke lokasi guna melihat kondisi lokasi abrasi. Dalam beberapa hari ini kami juga sedang fokus dengan musibah abrasi Palak Kerambil dan Panjang Baru yang tergolong sangat parah,” pungkasnya. (ag)