Polres Abdya Amankan Kayu Ilegal Logging


Foto : analisisnews.com/agus
KAYU ILEGAL: Belasan meter kubik kayu ilegal logging diamankan di Mapolres Abdya sebagai barang bukti, Sabtu (31/5/2020).

BLANGPIDIE-Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) pada Kamis (28/5/2020) lalu sekitar pukul 02.00 WIB dini hari berhasil menyita dan mengamankan belasan meter kubik (m3) kayu yang diduga hasil perambahan hutan (Ilegal Logging) di Desa Ie Merah, Kecamatan Babahrot, kabupaten setempat.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono SE, Sabtu (31/5/2020) malam mengatakan, belasan meter kubik kayu itu disita dari rumah pemiliknya yakni Jh (51) warga Ie Merah, Kecamatan Babahrot yang berprofesi sebagai petani. Kayu dengan jenis meurante dan seumantok itu, langsung diamankan ke Mapolres Abdya sebagai barang bukti beserta pemiliknya. Penyitaan kayu yang tidak memiliki izin tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Erjan Dasmi bersama dengan sejumlah personel Resmob lainnya.

Ditambahkan, kasus ilegal logging itu sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut dari penyidik Reskrim Polres Abdya. Berapa batang jumlah kayu secara keseluruhan belum dihitung, tapi diprediksi sekitar 17 meter kubik. Untuk melengkapi berkas perkara, pihaknya juga akan memintai keterangan saksi ahli dari BKPH Blangpidie KPH Wilayah V Gayo Lues. 

“Pihaknya juga akan memintai keterangan dari saksi-saksi lainnya agar kasus tersebut segera dilimpahkan,” tuturnya.

Dengan kejadian itu, dia mengingatkan kepada masyarakat Abdya untuk tidak melakukan perbuatan ilegal logging yang justru bisa merusak hutan dan menciptakan bencana. Atas perbuatan yang dilakukan itu, Jh terancam kurungan paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun ditambah denda paling banyak 2,5 miliar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 83 ayat (1) huruf b yo pasal 87 ayat (1) huruf b dan c Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang perambahan dan perusakan hutan.(ag)