Akibat Covid-19, Puluhan JCH Abdya Gagal Berangkat

Ilustrasi

BLANGPIDIE-Sebanyak 64 Jemaah Calon Haji (JCH), Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gagal berangkat ke tanah suci untuk menunaikan rukun Islam yang kelima yakni ibadah haji. Sementara, sebagian besar JCH itu telah menunggu lebih dari 10 tahun dalam daftar tunggu keberangkatan, agar bisa menunaikan ibadah haji.

Kasubag TU Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Abdya Suryadi Anwar Kamis (4/6) mengatakan, umumnya JCH Abdya sudah menunggu sejak lama, agar bisa menunaikan ibadah haji tahun ini, namun gagal karena sedang dalam pandemi Covid-19. Sebagian besar dari JCH telah menunggu hingga 10 tahun lebih.  Pembatalan keberangkatan JCH tahun 2020 ini merupakan kebijakan Kementrian Agama Republik Indonesia, yang mengacu pada aturan pemerintah Arab Saudi, tentang penutupan akses pendatang, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“JCH di Abdya tahun 2020 berjumlah 64 orang, terdiri dari 43 laki-laki dan 21 perempuan. Keberangkatan mereka harus ditunda hingga tahun depan,” paparnya.

Ditambahkan, Pemerintah Arab Saudi tidak memberikan akses kepada pendatang lantaran resiko yang sangat besar. JCH kebanyakan sudah berusia lanjut dan sangat rentan tertular penyakit. Sebab itu, keberangkatan JCH dibatalkan untuk tahun ini. Menurutnya, pembatalan itu tidak hanya untuk JCH Aceh saja, namun berlaku untuk seluruh JCH yang tersebar di seluruh dunia. Meski batal berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini, dia memastikan JCH tahun 2020 ini tetap akan berangkat haji pada tahun 2021 mendatang.(ag)