Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Abdya Sosialisasikan Penerapan New Normal Life


Foto: analisisnews.com/agus
SOSIALISASI: Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution Sik mensosialisasikan penerapan New Normal dalam forum yang dihadiri Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has ST, MT, Wakil Ketua DPRK Hendra Fadli dan unsur terkait lainnya, Jumat (5/6/2020).

BLANGPIDIE-Polres Aceh Barat Daya, Jumat (5/6/2020) mesosialisasikan penerapan New Normal Life sesuai dengan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 di kabupaten setempat. Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di aula Mapolres Abdya dibuka langsung Kapolres AKBP Muhammad Nasution Sik yang dihadiri Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT, Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has ST, MT, Wakil Ketua DPRK Hendra Fadli dan unsur terkait lainnya.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution Sik mengatakan, New Normal sendiri adalah suatu kegiatan dimana nantinya melibatkan masyarakat dalam arti kegiatan perekonomian dan kegiatan sosial lain mulai dibuka kembali. Sehingga perekonomian dapat berjalan kembali dan masyarakat bisa produktif namun aman dari penyebaran Covid-19. Untuk menuju New Normal masyarakat harus patuh dan disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan bagi diri masing-masing dalam setiap aktivitas.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, Polres Abdya juga menekankan kembali kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan diri, salah satunya dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak aman di tempat umum. Bekerja sama dengan Pemkab Abdya agar penerapan New Normal Life dapat berjalan semaksimal mungkin.

“New Normal Life ini harus diterapkan secara bersama-sama dengan membiasakan pola hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” paparnya.

Akan hal itu Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT atas nama Pemkab Abdya mendukung sepenuhnya penerapan New Normal di kabupaten setempat. Tetapi seluruh aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus benar-benar diterapkan dengan tingkat kesadaran tinggi. Posko Covid-19 di setiap desa harus dimaksimalkan dengan mencari tahu kedatangan tamu atau warga yang baru pulang dari perantauan. Pengecekan kesehatan bagi warga yang pulang dari perantauan atau warga luar daerah harus optimal dilakukan, agar penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan, sehingga masyarakat tidak merasa khawatir dengan merebaknya virus berbahaya itu.

“Maksimalkan fungsi posko Covid-19 disetiap desa agar penyebarannya bisa ditekan dan bisa hilang dari Abdya. Semua warga yang baru pulang dari perantauan ataupun warga dari luar daerah harus diperiksa, sehingga masyarakat tidak merasa was-was dengan kondisi saat ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has ST, MT menyebutkan kalau tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di Abdya masih sangat rendah. Sebagai contoh, masih banyak masyarakat yang enggan menggunakan masker jika keluar dan beraktivitas di luar rumah. Selain itu, masyarakat juga kerap mengabaikan larangan tentang membuat keramaian, sehingga penyebaran virus dengan mudah terjadi.

Dia mengajak peran serta unsur terkait hingga seluruh lapisan masyarakat Abdya agar bersama-sama menjalankan aturan protokol kesehatan yang semestinya diterapkan. Dengan harapan Abdya yang telah ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19 bisa kembali ke zona hijau.

“Penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 harus maksimal dilakukan, agar wabah ini tidak terus merebak dan Abdya bisa kembali ke zona hijau, seperti rajin mencuci tangan pakai sabun, pakai masker, hindari keramaian dan lainnya,” puskasnya.(ag)