Tingkatkan Mutu dan Pelayanan, RSUDTP Abdya Berkomitmen Optimalkan Sarana dan Prasarana


Foto:analisisnews.com/agus
DISKUSI: BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Kamis (4/6/2020) melakukan diskusi dengan pihak RSUDTP Abdya terkait komitmen Faskes) yang belum terealisasi.

BLANGPIDIE-Dalam upaya meningkatkan kepuasan masyarakat dibidang pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKRTL) atau rumah sakit, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Tengku Peukan (RSUDTP) Aceh Barat Daya (Abdya) berkomitmen untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana penunjang layanan kesehatan. Hal itu disampaikan pihak RSUDTP Abdya saat diskusi bersama dengan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Meulaboh, Kamis (4/6/2020) di aula rumah sakit setempat. Hadir dalam kesempatan itu Direktur RSUDTP Abdya, Dokter Ismail Muhammad SpB, Kepala Bidang Jaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Armanusah M Thaib beserta tim.

Kepala Bidang Penjamin Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh Armanusah M Thaib mengatakan, dikesempatan itu pihaknya membahas kembali tentang komitmen-komitmen fasilitas kesehatan (Faskes) yang belum terealisasi agar segera direalisasikan. Selain itu, untuk peningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit harus ada komitmen yang harus disepakati dan benar-benar dijalani.

“Kami mengingatkan kembali agar pihak rumah sakit melakukan tindak lanjut untuk komitmen-komitmen yang belum terpenuhi sehingga ditemukan masalahnya dan dapat dicari solusi yang tepat, komitmen tersebut diantaranya pengadaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan display tempat tidur,” ujarnya didampingi Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Yumiarti.

Dia juga menjelaskan bahwa display ini bertujuan untuk memudahkan peserta dalam memperoleh informasi terkait ketersediaan tempat tidur yang ada di rumah sakit, sehingga nantinya informasi tersebut akan terhubung dengan aplikasi mobile JKN BPJS Kesehatan dan informasi tersebut dengan mudah dapat diakses oleh peserta melalui Mobile JKN.

“Kami mengharapkan rumah sakit segera mengimplementasikan antrian online. Untuk  selanjutnya tetap dilakukan koordinasi dengan faskes untuk pemenuhan sarana prasarana ini sehingga pelayanan peserta di faskes semakin mudah dan berkualitas,” paparnya.

Direktur RSUDTP Abdya Dokter Ismail Muhammad, SpB menyampaikan bahwa akan melakukan koordinasi dengan timnya kembali untuk menjalankan komitmen-komitmen yang telah disepakati 

“Pada intinya kami tetap berusaha dalam pemenuhan komitmen-komitmen yang sudah disepakati dan tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama tahun 2020, karena hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan mutu dan layanan rumah sakit, tetapi juga untuk kepuasan dan kemudahan pasien yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit ini,”singkatnya. (ag)