Dewan Prihatin Abdya Masuk Dalam Zona Merah

Foto: analisisnews.com/agus
Anggota DPRK Abdya, Juli Nardi

BLANGPIDIE-Anggota DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) Julinardi, Sabtu (6/6/2020) mengaku prihatin dengan penetapan Abdya sebagai zona merah penyebaran Covid-19. Penetapan daerah zona merah yang tertuang Surat Edaran (SE) Gubernur Aceh Nomor 440/7810 tanggal 2 Juni 2020 kepada Bupati dan Wali kota se Aceh itu berdampak kekhawatiran di kalangan masyarakat Abdya khususnya.

Menurutnya, sangat banyak keresahan yang timbul di kalangan masyarakat pasca ditetapkannya zona merah itu. Bahkan tidak sedikit pula masyarakat yang kecewa serta bertanya-tanya atas dasar apa Abdya dinyatakan berstatus zona merah.

“Masyarakat butuh penjelasan terkait penetapan zona merah itu, agar kekhawatiran dan keresahan ini tidak terus berlanjut dan berdampak buruk bagi masyarakat,” tegasnya.

Akan hal itu, dia mengimbau masyarakat Abdya untuk tetap menjalankan aturan protokoler kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang selama ini telah diterapkan. Jangan pernah bosan menjaga pola hidup sehat, serta membatasi aktivitas di luar rumah. Kepada Peemerintah Provinsi Aceh juga harus memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait alasan penetapa zona merah itu, sehingga masyarakat dapat dengan tenang dalam menghadapi wabah yang sedang merebak saat ini.

“Tetap gunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, hindari kerumunan dan jaga kesehatan agar virus dimaksud tidak dengan mudah masuk serta menyerang sistem daya tahan tubuh,” imbuhnya. (ag)