Warga Kedai Susoh Kecewa, Kantor Desa Disegel


Foto: analisisnews.com/agus
DISEGEL: Kantor Desa Keudai Susoh, Kecamatan Susoh, Abdya disegel warga lantaran keuchik di anggap tidak transparan, Minggu (7/6/2020).

BLANGPIDIE-Warga Desa (Gampong) Keudai Susoh, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (7/6/2020) sore menyegel dengan cara memalang pintu kantor Kepala Desa (Keuchik) setempat. Hal itu dilakukan lantaran warga kecewa belum disalurkannya dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Covid-19.

Tuha Peut Desa Keudai Susoh, Dasruddin Darman mengatakan, selain terkait pencairan BLT Covid-19, warga juga menilai keuchik tidak transparan dalam mengelola Dana Desa semenjak tahun 2015 hingga 2020.  Sehingga warga mulai geram, karena selama keuchik dimaksud menjabat tidak ada keterbukaan terhadap penggunaan dana desa. Seharusnya, setiap selesai pelaksanaan kegiatan, harusnya keuchik membuat rapat pertanggungjawaban dalam setiap tahunnya kepada warga.  Ditambahkan, contoh di desa lain, laporan pertanggungjawaban langsung disampaikan di depan umum, namun keuchik pihaknya tidak melakukan hal yang demikian.

Terkait hal itu, Keuchik Kedai Susoh, Sabri membantah tudingan yang dilontarkan tersebut. Menurutnya, BLT Covid-19 bukan tidak disalurkan, akan tetapi ada oknum yang memprovokasi di desa dan ingin menjatuhkan dirinya. Dijelaskannya, bagaimana BLT Covid-19 itu bisa disalurkan, sementara, sekretaris desa (Sekdes), bendahara dan operator desa telah mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri mereka juga terkesan dipaksa dan mendadak. 

“Saya juga pernah diminta untuk mundur tanpa keselahan yang jelas. Dan saya juga tidak melakukan korupsi dan hanya mengambil hak saya yakni gaji dan tunjangan,” sebutnya. 

Bahkan pada saat ingin mengadakan rapat dengan warga, tuha peut saja tidak datang. Kemudian mengenai tidak transparan dalam mengelola dana desa sejak tahun 2015 hingga 2020, Sabri mengaku jika anggaran tahun 2015 sudah pernah diperiksa oleh Inspektorat. Semua anggaran tersebut tidak pernah dia pegang, akan tetapi di pegang oleh TPK. (ag)