Kabur Dari Kejaran Polisi, Mobil dan Pemilik Sabu Jungkir Balik


Foto: analisisnews.com/agus
DIAMANKAN: Personel Satres Narkoba Polres Abdya saat mengamankan tersangka (baju merah) dan barang bukti sabu usai kejar-kejaran di jalan nasional kawasan Desa Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Senin (15/6/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore kemarin.

BLANGPIDIE-JA (34) warga Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya mengalami kecelakaan tunggal akibat berusaha kabur dari kejaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) karena terbukti memiliki 12 paket sabu seberat 31,81 gram. Personel  berhasil menggagalkan rencana peredaran narkoba di wilayah kabupaten setempat setelah mobil yang dikemudi JA jungkir balik saat berusaha kabur dari kejaran polisi di Desa Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Senin (15/6/2020) sekira pukul 15.00 WIB sore kemarin.

Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono SE, Selasa (16/6/2020) mengatakan, keberadaan barang haram tersebut didapat setelah polisi berhasil menggeledah tas tersangka. Selain itu, petugas Satres Narkoba juga mengamankan satu unit timbangan digital dan uang tunai sebesar Rp.297 ribu di dalam mobil minibus merk toyota Avanza yang dikendarai tersangka setelah mengalami kecelakaan tunggal sebanyak tiga kali hingga terpental ke lokasi salah satu tempat pencucian kendaraan milik warga setempat.

Dijelaskan, awalnya polisi mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan pengedar sabu yang akan melakukan transaksi di wilayah Abdya dan sekitarnya. Dari sumber informasi itu, diketahui kalau pengedar sabu dimaksud menggunakan mobil Avanza bewarna putih. Berbekal informasi itu, pihaknya mulai melakukan pengintaian. Mobil avanza yang dikendarai tersangka terlihat berada di kawasan Kecamatan Kuala Batee. Merasa curiga telah dibuntuti oleh polisi, tersangka akhirnya berusaha untuk melarikan diri.

Melihat gelagat tersangka yang akan kabur,  polisi langsung berupaya mengejar dan memepet bagian samping mobil tersangka. Tersangka justru semakin menambah kecepatan laju kendaraannya pada saat polisi berusaha meminta tersangka berhenti. Saat melaju kencang, mobil yang dikendarai tersangka hilang kendali hingga berguling ke lokasi tempat pencucian kendaran milik warga setempat.

“Tersangka telah beberapa kali diingatkan personel untuk segera berhenti, namun tidak digubris dan terus menambah kecepatan. Tak berapa lama, mobil itu hilang kendali dan terjungkal hingga membuat dirinya mengalami luka dibagian kepala serta mobilnya juga rusak parah,” sebutnya.

Polisi masih menunggu keterangan lebih lanjut dari tersangka. Karena tersangka sedang menjalani proses perawatan di RSUD Tengku Peukan Abdya. Meski sedang dirawat, penjagaan tetap dilakukan dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Abdya. Atas perbuatan melawan hukum itu, tersangka terancam dengan pasal 112 ayat ( 2 ) Sub Pasal 114 ayat ( 2 ) sub Pasal 115 ayat ( 2 ) UU RI NO. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (ag)