Ketua KNPI Aceh: Budayakan Donor Darah Dua Bulan Sekali

Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra, SE sedang donor darah di sekretariat KNPI Aceh kawasan Jambo Tape Banda Aceh, Senin (22/6/2020).

BANDA ACEH – Dalam rangka membantu sesama dan memenuhi persediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh, Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Aceh menggelar Donor Darah di sekretariat DPD KNPI Aceh, kawasan Jambo Tape Banda Aceh, Senin (22/6/2020).

Ketua DPD KNPI Aceh, Wahyu Saputra, SE mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai budaya. Hal itu perlu dilakukan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan darah di rumah sakit.

“Setiap 2 bulan sekali kita melaksanakan donor darah yang tujuannya adalah untuk membantu sesama yang membutuhkan darah. Stok darah di PMI kota Banda Aceh itu setiap hari dibutuhkan pasien, jadi kita memenuhi stok darah itu,” kata Wahyu seraya mengungkapkan bahwa KNPI Aceh telah lama bekerja sama dengan PMI dalam rangka memenuhi persediaan darah.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, kegiatan donor darah tersebut juga merupakan aksi untuk mengajak orang lain mendonorkan darahnya.

“Ini semacam aksi yang kita buat supaya orang-orang lain juga meniru, apakah di instansi pemerintah, swasta, perusahaan-perusahaan dan lainnya, bisa melihat bahwa Pemuda juga peduli terhadap kebutuhan Darah. Jadi kita berharap aksi ini juga ditiru oleh lembaga lain,” harapnya.

Wahyu mengatakan, kegiatan tersebut tetap mengikuti anjuran pemerintah yakni mematuhi protokol kesehatan. Jadwal donor darah telah diatur agar tidak ada perkumpulan dan keramaian.

“Tidak semua berkumpul di jam 9.00 WIB, tetapi perlahan-lahan satu persatu donor darah. Tetap menjaga jarak tidak berkerumun, kemudian memakai masker dan mencuci tangan sebelum melaksanakan donor. Saya kira tidak ada masalah ini, asal kita tetap ikuti protokol kesehatan,” ujarnya.

Ditengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Ketua KNPI Aceh juga mengajak pemuda tidak melakukan kegiatan yang bersifat keramaian. Disisi lain, kata Wahyu, selama Pandemi ini, KNPI Aceh telah melakukan beberapa kegiatan seperti penyaluran bantuan sosial, maupun memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dan pemuda yang terdampak.

Selain itu, KNPI Aceh juga menyalurkan masker dan hand sanitizer ke daerah-daerah, sambil mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Zona Merah
Menanggapi meningkatnya kasus Covid-19 di Aceh, Wahyu Saputra mengajak masyarakat untuk terus waspada. Apalagi dalam dua hari terakhir, kasus wabah ini melonjak tajam dan menurut Wahyu, sudah bisa masuk zona merah.

“Kalau saya lihat dalam 2 hari ini, kita sudah masuk zona merah. Ini kita sudah harus lebih berhati-hati, karena kita tahu kemarin sudah terdapat 10 orang lagi yang positif,” katanya.

Apalagi, kata Wahyu, ada perawat di Aceh yang sudah positif Covid-19. Untuk itu, dia mengajak pemuda untuk terus peduli terhadap sesama. Selanjutnya, Dia mengajak pemuda untuk tidak berkerumun termasuk di warung kopi.

“Selalu patuhi anjuran yang sudah diatur pemerintah. Ikuti protokol kesehatan, jangan berkerumun dulu ke luar rumah. Kalaupun ingin sekali untuk minum kopi, sebaiknya dibungkus saja dan dibawa pulang ke rumah,” harap Wahyu Saputra. (red)