Angin Kencang, Dua Unit Rumah Warga Abdya Tertimpa Pohon


Foto: analisisnews.com/agus          
EVAKUASI: Petugas BPBK Abdya melakukan upaya evakuasi pohon tumbang yang menimpa dua unit rumah warga di Desa Lhang Kecamatan Setia, Abdya, Selasa (23/6/2020).

BLANGPIDIE-Anging kencang disertai hujan lebat Senin (23/6/2020) sore hingga malam melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Akibatnya, dua unit rumah warga di Desa Lhang Kecamatan Setia kabupaten setempat mengalami kerusakan lantaran tertimpa pohon.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin Selasa (23/6/2020) mengatakan, dua unit rumah warga tersebut merupakan milik Nurmala (45) dan Asma (35) yang keduanya berstatus janda. Sejak pagi cuaca di Abdya sangat cerah, namun ketika sore hari cuaca mulai berubah. Angin kencang disertai hujan dengan intensitas tinggi secara tiba-tiba datang yang mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa dua unit rumah dimaksud. Kerusakan kedua rumah itu pada bagian dapur, sedangkan bagian ruang tamu dan kamar aman dari hantaman pohon tumbang.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, akan tetapi pemilik rumah harus diungsikan sementara ke rumah tetangga selama proses pembersihan dilakukan, karena dikhawatirkan dahan yang masih tersangkut dibagian rumah dapat membahayakan mereka. Pascakejadian, pihaknya langsung bergerak ke lokasi guna melakukan upaya pembersihan pohon yang tumbang. Namun upaya pembersihan sedikit mengalami kendala, karena hujat lebat masih mengguyur wilayah setempat.

“Bantuan masa panik untuk korban telah kami serahkan, semoga dapat meringankan beban mereka,” sebutnya.

Ditambahkan, angin kencang juga menumbangkan pohon mangga berukuran besar di Desa Ladang Tuha I Kecamatan Lembah Sabil. Pohon yang tumbang itu sempat menutup akses jalan desa setempat. Namun para petugas BPBK Abdya dibantu masyarakat setempat terus bergerak melakukan pembersihan pohon yang tumbang, agar jalan kembali bisa dilalui warga. Beruntung pohon yang tumbang tidak mengenai rumah warga setempat.

Lebih lanjut dikatakan, akibat angin kencang tersebut, satu unit kapal tangkap ikan milik nelayan di kawasan pesisir Desa Ladang Kecamatan Susoh terhempas ke bibir pantai. Sebelumnya kapal tersebut dalam kondisi berlabuh, namun kencangnya angin membuat kapal dimaksud terhempas ke bibir pantai. Jika tidak segera dievakuasi ke daratan, dipastikan kapal tersebut akan rusak parah terkena terjangan ombak besar.

“Upaya evakuasi kapal langsung dilakukan sesaat setelah kejadian. Tujuan penarikan kapal ke daratan untuk menghindari terjangan ombak. Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT turut hadir ke lokasi guna bersama-sama melakukan upaya evakuasi,” terangnya.

Akan hal itu dia menghimbau seluruh warga Abdya agar berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini. Kurangi aktivitas di luar rumah saat cuaca memburuk, seperti angin kencang dan hujan lebat. Kondisi cuaca yang tidak bersahabat bisa saja mengundang bencana serta dapat membahayakan keselamatan warga. Begitu juga dengan warga yang berprofesi sebagai nelayan, agar lebih jeli melihat kondisi cuaca sebelum berlayar dan melakukan aktivitas tangkap ikan di lautan lepas.

“Tetap waspada dengan kondisi cuaca yang sedang tidak menentu saat ini. Bencana alam itu bisa terjadi kapan saja, karenanya berhati-hati lah serta kurangi aktivitas di luar rumah,” imbuhnya. (ag)