Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Manggeng Rusak Parah


Foto: analisisnews.com/agus
RUSAK PARAH: Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Lhok Puntoy dengan Desa Ladang Panah dan tembus ke Desa Pusu Ingin Jaya Kecamatan Manggeng, Abdya rusak parah, Rabu (24/6/2020).

BLANGPIDIE-Jalan yang menghubungkan Desa Lhok Puntoy dengan Desa Ladang Panah dan tembus ke Desa Pusu Ingin Jaya Kecamatan Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam kondisi rusak parah. Hingga saat ini, sebagian lintasan jalan itu susah untuk dilalui pengendara maupun pejalan kaki, lantaran dipenuhi dengan bebatuan serta lubang menganga bekas aspal goreng yang pernah melapisi badan jalan sekitar tahun 2009 lalu.

Ubai salah seorang warga yang setiap harinya melintasi jalan tersebut kepada wartawan Rabu (24/6/2020) mengatakan, pasca badan jalan ini diaspal dan kemudian rusak, telah banyak warga yang mengeluh terkait kondisi jalan itu. Sebab, jalan itu tidak hanya dilalui oleh warga Desa Ladang Panah, Lhok Puntoy maupun Desa Pusu Ingin Jaya saja, namun warga dari sejumlah desa lain juga kerap melintasi jalan itu sebagai akses menuju ke kawasan perkebunan maupun areal persawahan.

“Pascaselesai di aspal  sekitar tahun 2009 lalu, hingga saat ini belum ada peningkatan badan jalan. Bahkan kondisi jalan itu sangat memperihatinkan, berbatu dan dipenuhi lubang menganga,” ujarnya.

Ditambahkan, selain badan jalan yang rusak parah, jalan dari arah Desa Pusu Ingin Jaya menuju Desa Ladang Panah sudah banyak ditumbuhi rumput liar yang justru memperparah kondisi jalan. Sudah dua kali berganti kepala daerah, jalan tersebut tak kunjung diperbaiki. Merupakan sebuah kewajaran jika banyak warga yang mengeluh serta mempertanyakan kapan jalan itu dilakukan peningkatan.

Dedi warga lainnya mengaku khawatir saat melintasi jalan yang penuh dengan bebatuan kecil tersebut. Kalau sudah melintasi jalan itu, dia dan rekan-rekannya yang juga berprofesi sebagai petani harus berhati-hati agar kendaraan yang mereka gunakan tidak tergelincir saat melewati tanjakan pada lintasan jalan dimaksud.

“Jalan ini setiap hari dilalui oleh para petani, bahkan para agen yang datang ingin membeli hasil kebun juga melintasi jalan tersebut. Kami berharap jalan itu segera diaspal kembali, mengingat banyaknya warga yang menjadikannya sebagai jalur alternatif untuk menuju ke desa lainnya dan pusat kecamatan,” imbuhnya.

Pernah diusulkan

Secara terpisah Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Abdya, Muhibuddin ST membenarkan kondisi jalan tersebut yang telah rusak parah. Namun, pihaknya kerap mengusulkan program peningkatan jalan itu. Namun, belum bisa terealisasi lantaran masih banyak jalan lain yang lebih parah kondisinya dan perlu diprioritaskan agar proses pembangunan lebih merata.

Disebutkan, setiap kecamatan terdapat beberapa titik jalan yang rusak. Dalam tahun ini dipioritaskan dulu mana yang lebih mendesak dan tahun berikutnya baru ke jalan lainnya lagi. Intinya semua jalan rusak di Abdya masuk dalam daftar usulan perbaikan, disamping itu pihaknya juga melihat ketersediaan anggaran di daerah.

“Jika ada satu atau dua jalan yang masih belum tersentuh proses peningkatan, kondisi itu tetap dalam pengawasan kami dan tetap mengusulkannya ditingkat kabupaten maupun ke provinsi. Kami tetap upayakan yang terbaik,” tutupnya. (ag)