Aceh Besar Peringkat Pertama Indeks Ketahanan Pangan se-Kabupaten di Aceh

Bupati Aceh Besar, Ir. H Mawardi Ali bersama unsur Forkopimda setempat, melakukan penyemaian benih musim tanam Gadu tahun 2020 di kawasan Blang Bintang Aceh Besar belum lama ini. (Foto: Humas Pemkab Aceh Besar)

KOTA JANTHO – Prestasi terbaik dan menggembirakan  kembali ditorehkan Kabupaten Aceh Besar. Kali ini, kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Ir H Mawardi Ali dan Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab berhasil meraih peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan (IKP) se-Kabupaten di Provinsi Aceh.

Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali didampingi Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar Muhajir SSTP MPA, Rabu (8/7/2020) menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan prestasi terbaik berkat kerja keras dan dukungan semua stake holder, termasuk Pemkab, OPD, dukungan Forkopimda, pelaku sektor pertanian, dan ribuan petani yang selama ini sangat aktif melakukan aktivitas di sektor pertanian.

“Alhamdulillah, dengan mendulang prestasi ini Kabupaten Aceh Besar mampu naik dan berjejer di peringkat 73 nasional. Prestasi ini sangat mengagumkan. Terima kasih atas dukungan dan kerja keras semua pihak yang telah mengharumkan nama Aceh Besar,” ujar Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali.

Sesuai dengan petunjuk yang dikeluarkan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, keberhasilan meraih IKP tersebut antara lain berdasarkan kemampuan dalam penerapan sistem kewaspadaan pangan dan gizi dengan berdasarkan tiga aspek penting. Yaitu meliputi aspek ketersediaan, aspek keterjangkauan, dan aspek pemanfaatan.

Bupati Aceh Besar menambahkan, selama ini kabupaten tersebut menjadi pemasok pangan, khususnya beras  untuk Kota Banda Aceh, Kota Sabang, Aceh Besar, serta beberapa kabupaten lainnya di Aceh. Dengan ketersediaan lahan persawahan yang luas, subur, serta didukung oleh antusias yang tinggi dari petani untuk menyukseskan program pembangunan sektor pertanian, keberhasilan yang dicapai tersebut harus dijadikan penambah motivasi bagi kelanjutan pembangunan sektor pertanian di Aceh Besar.

Dengan berhasil meraih peringkat pertama Indeks Ketahanan Pangan se-Kabupaten di Aceh tersebut, Ir Mawardi Ali kembali mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama mendukung dan mempertahankan surplus pangan, terutama beras di Kabupaten Aceh Besar.

Sebab, katanya, keberhasilan tersebut merupakan penghargaan yang sangat luar biasa bagi kemajuan daerah. Untuk itu, harus dipertahankan terus di tahun-tahun mendatang.

Dalam konteks itulah, Bupati Aceh Besar mengajak semua komponen terus bekerja giat dan ulet agar prestasi seperti itu bisa terus diukir dan pada saatnya Aceh Besar mampu mempertahankan predikat daerah surplus pangan, terutama beras. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang. Maka berbagai upaya akan terus dipacu oleh Pemkab Aceh Besar bagi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran petani.

“Saat ini, petani di Aceh Besar juga sedang melaksanakan musim tanam gadu. Pemkab Aceh Besar akan terus mensupport petani, seperti dengan penyediaan bibit  dan olah tanah secara gratis,” kata Ir Mawardi Ali. (rel/b)