Danlanal Letkol Laut (P) Dimmy Pimpin Patroli Keamanan Laut

Danlanal Letkol Laut (P) Dimmy Pimpin Patroli Keamanan Laut

LHOKSEUMAWE- Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe dibawah Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I Belawan, Koarmada l terus memperketat wilayah dengan patroli keamanan laut, menyisir Perairan Selat Malaka, Provinsi Aceh, Kamis (9/7).

Menindaklanjuti instruksi Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I, Laksda TNI Ahmadi Heri P mengenai pemutusan mata rantai pandemi Covid-19. Lanal Lhokseumawe, yang geografi lautnya berbatasan langsung dengan negara tetangga menggelar operasi penyekatan laut. Operasi ini difokuskan untuk mencegah kegiatan keluar masuk migrasi WNI atau WNA.

Komandan Lanal Lhokseumawe Letkol Laut (P) Muhammad Dimmy Oumry, memimpin langsung Patroli Keamanan Laut dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Bireuen I-1-70, di perairan Lhokseumawe.

Kegiatan operasi tersebut, juga menyisir garis pantai sepanjang wilayah kerjanya mulai dari perairan Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa sampai Seruway, Aceh Tamiang. Guna mengantisipasi penyeludupan senjata, narkoba, illegal immigrant, serta perompakan di laut.

“Selat Malaka merupakan choke points yang sangat strategis jalur pelayaran, di samping itu juga menjadi jalur perdagangan internasional yang memiliki lalu lintas terpadat. Namun, kondisi tersebut sangat rentan terhadap aksi kejahatan perompakan dan pembajakan,”ujar Danlanal Letkol Laut (P) Dimmy.

Selain itu, Danlanal menghimbau kepada warga Lhokseumawe dan sekitarnya agar menghindari untuk melakukan migrasi ke negara tetangga atau membantu pelintasan WNA karena dapat mengganggu pencegahan pandemi Covid-19.

Seperti kejadian beberapa waktu lalu atas kasus KM Nelayan 2017.811 yang angkut WNA di perairan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara dapat dijadikan pelajaran berharga bagi warga Lhokseumawe maupun sekitarnya.

Menurutnya, operasi yang digelar Lanal Lhokseumawe dapat berhasil, kalau terjalin kemitraan yang baik dengan masyarakat. Tentu sebelumnya dengan instansi terkait.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kemitraan dan sinergitas dari semua komponen masyarakat dan instansi terkait lainnya dengan Lanal Lhokseumawe dalam pencegahan berbagai potensi pelanggaran melalui jalur laut, sebagai salah satu upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dari berbagai ancaman yang datang dari luar. (ad/rel)