Kepala BKKBN: Pengalihan Pejabat Administrasi ke Fungsional untuk Meningkatkan Kinerja

Proses pelantikan 12 Pejabat Fungsional di lingkungan BKKBN Aceh oleh Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo, yang dilakukan seara Daring, Jumat (17/7/2020).

BANDA ACEH – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, Hasto Wardoyo, Jumat (17/7/2020), melantik ratusan pejabat Fungsional, yang sebelumnya sebagai pejabat Administrator. Pengalihan jabatan tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BKKBN.

Pelantikan pejabat BKKBN itu dilakukan secara serentak di lingkungan BKKBN di seluruh Indonesia, yang digelar melalui daring (dalam jaringan), termasuk 12 diantaranya Pejabat di lingkungan BKKBN Aceh. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan fungsional itu melalui mekanisme penyetaraan serta inspassing di lingkungan BKKBN di seluruh Indonesia.

Usai, melantik ratusan pejabat itu, Hasto Wardoyo mengatakan, pengalihan jabatan dari jabatan administrasi ke jabatan fungsional di lingkungan BKKBN RI tentu perubahan yang sifatnya kompleks. Karena akan membawa dampak luas pada kinerja pejabat di BKKBN pusat maupun di daerah.

“Perubahan pengalihan dari administrasi ke fungsional ini mempunyai makna besar yakni untuk meningkatkan kinerja dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih fokus. Saya berharap ibu, bapak, lebh focus.  Kepada pejabat yang baru saja dilantik saya ucapkan selamat,” kata Hasto Wardoyo.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Drs. Sahidal Kastri, M.Pd mengatakan, pengalihan jabatan administrasi ke fungsional dilakukan untuk mengutamakan fungsionalnya. “Jadi ada fungsional sebagai penyuluh KB ada fungsional sebagai analis jabatan dan beberapa fungsional yang lainnya,” ungkap Sahidal Kastri.

Dikatakannya, tugas-tugas para pejabat dimaksud, nantinya mengacu pada peraturan terbaru. “Terkait dengan tugas dan kenaikan pangkat, penilaian angka kredit, dan bagaimana tunjangan-tunjangan mereka nantinya, selanjutnya itu diatur oleh pusat,” kata Sahidal Kastri.

Sahidal juga mengingatkan agar para pejabat yang dilantik di lingkungan BKKBN Aceh, untuk semangat bekerja dan focus. “Sesuai arahan Pak Kepala BKKBN pusat dan Pak Menpan RB RI,  bahwa Pengalihan jabatan dari administrator menjadi fungsional ini, tidak boleh merugikan yang bersangkutan,” katanya,.

Sementara Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI, Cahyo Kumolo, mengatakan, penting dilakukan penyederhanaan birokrasi untuk meningkatkan kinerja. “Birokrasi merupakan tulang punggung kekuatan pemerintah dan Negara. Tujuan utamanya, salah satunya melayani masyarakat dengan cepat,” ujarnya.

Selain itu, kata Menpan RB, penyederhanaan birokrasi juga diperlukan dala mengambil kebijakan dan keputusan dengan cepat. “Apalagi saat ini ditengah Covid-19, saya kira tugas-tugas ASN harus cepat mengambil keputusan yang sifatnya darurat,” tegasnya.

Dia mengatakan, BKKBN juga harus mampu melawan yang kaitannya dengan Pandemi Covid-19, seperti disiplin menerapkan protocol kesehatan. Pengalihan jabatan tersebut diharapkan mampu menyederhanakan birokrasi yang lebih baik. “Ini sebuah proses penyederhanaan birokrasi untuk lebih efektif,” kata Menpan RB, Cahyo Kumolo, usai menghadiri pelantikan itu secara Daring. (Barlian)