Terkait Pembatalan Proyek Multiyears, KNPI Aceh: Sebenarnya Sangat Bermanfaat bagi Rakyat

BANDA ACEH – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD – KNPI) Aceh,  menyatakan pada dasarnya proyek multiyears tahun 2010-2022 sangat bermanfaat bagi rakyat Aceh. Sehingga, kepentingan rakyat mestinya harus dikedepankan.

Demikian tanggapan Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra, SE menyikapi usulan pembatalan proyek multiyears dimaksud. “Kami para anak muda yang berhimpun dalam KNPI siap membela pembangunan yang diperuntukkan demi kepentingan rakyat Aceh,” kata Wahyu Saputra, kepada wartawan saat temu pers di kedai Kopi Mooda, Kawasan Jambo Tape, Banda Aceh, Rabu (22/7/2020) sore.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris KNPI Aceh Zulfan Effendi, Bendahara KNPI Aceh Hasnanda Putra, sejumlah pengurus KNPI Aceh dan para pimpinan OKP yang berhimpun di KNPI.

Wahyu mengatakan kini sedang terjadi pro dan kontra antara Eksekutif dan Legislatif terkait proyek multiyears pembangunan 12 ruas jalan di Aceh.

KNPI Aceh mendesak Plt. Gubernur Aceh dan juga Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk kembali duduk membahas persoalan ini. “Karena persoalannya, bukan persoalan tolak atau terima, tapi kita menginginkan komunikasi kedua lembaga ini untuk kepentingan masyarakat Aceh,” harap Wahyu.

Dikatakannya, ketika proyek dan pembangunan nyaris tidak ada di Aceh, maka sebelumnya kompak secara bersama-sama untuk mencari cara agar terwujud sebuah pembangunan untuk Aceh. “Namun ketika sudah di depan mata, seolah kita bertengkar dan berselisih faham dan melupakan kepentingan rakyat,” katanya

Wahyu juga menyarankan, bila  komunikasi kedua lembaga tersumbat, maka semua bisa dibicarakan dengan itikad baik dan hal penting bagaimana proyek untuk Aceh jangan sampai dialihkan ke daerah lain.

“Kita iri dengan daerah lain, dimana eksekutif dan legislatif nya mesra sekali dalam mewujudkan berbagai program untuk rakyat. Beda dengan Aceh selalu berbeda pandangan dalam mewujudkan impian rakyat, ingat wahai Plt Gubernur dan para anggota Dewan, anda dipilih oleh rakyat, ketika anda meninggalkan jabatan, tinggalkanlah maha karya yang monumental untuk rakyat, sehingga dapat di kenang,” terang Wahyu.

Wahyu Saputra mengatakan agar semua pihak tidak mengedepankan ego masing-masing dan KNPI Aceh mengajak semua elemen masyarakat untuk memantau dan menilai, apakah Eksekutif dan Legislatif Aceh ada niat untuk mewujudkan proyek multiyears tersebut. “Berilah yang terbaik untuk rakyat,” ujarnya. (Barlian)