Pemahaman Petugas PCare dan HFIS FKTP Dimantapkan


Foto: analisisnews.com/agus
PAPARKAN MATERI: Kepala BPBJS Kesehatan Abdya, Yumiarti (tengah) saat memaparkan materi terkait peningkatan kompetensi dan pemahaman bagi petugas entri Pcare dan petugas HFIS FKTP di Blangpidie, Rabu (22/7/2020).

BLANGPIDIE-Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan pemahaman bagi petugas entri Primary Care (Pcare) dan Petugas Health Facilities Information System (HFIS) Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama  FKTP, BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh mengadakan kegiatan pemantapan pengentrian petugas.

Kepala BPBJS Kesehatan Aceh Barat Daya (Abdya), Yumiarti Rabu (22/7/2020) disela-sela kegiatan dimaksud mengatakan, upaya pemantapan seluruh petugas entri Pcare dan HFIS FKTP yang ada di Abdya, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas dalam mengimplementasikan aplikasi tersebut. 

Dijelaskan, aplikasi Pcare tersebut merupakan sebuah aplikasi yang digunakan oleh faskes tingkat pertama seperti Puskesmas, klinik dan dokter praktek perorangan, guna memaksimalkan pelayanan pada peserta BPJS yang hendak berobat. Sedangkan aplikasi HFIS ini merupakan aplikasi update tenaga kesehatan sarana dan prasarana di fasilitas kesehatan baik yang baru bekerjasama maupun yang sudah lama kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Pertemuan pemantapan pengentrian petugas Pcare dan HFIS ini dimaksudkan agar FKTP memaksimalkan entri data pelayanan dalam aplikasi PCare yang meliputi data kunjungan sakit, kunjungan sehat, rujukan dan kegiatan kelompok peserta prolanis lainnya

“Tugas kami memastikan seluruh petugas Pcare dan HFIS FKTP memiliki pemahaman yang sama dan mampu dalam mengoperasikan aplikasi tersebut. Menggingat pengembangan fitur-fitur pada aplikasi tersebut dan pergantian petugas yang mengoperasikan di FKTP,” ujarnya.

Dia berharap pada saat pengentrian, data yang diinput harus dilakukan secara realtime sampai dengan selesai. Hal itu disampaikan karena masih ada beberapa FKTP yang tidak rutin mengentri data pelayanan sampai tuntas di setiap bulannya.

“Besar harapan setelah selesai kegiatan ini, seluruh petugas aplikasi Pcare FKTP dan petugas HFIS paham dan dapat melaksanakan tugasnya secara realtime,” harapnya.

Salah satu petugas entri Pcare FKTP Rina mengatakan, tidak optimalnya pegentrian layanan di aplikasi Pcare terkendala jaringan internet di wilayah tempatnya bertugas yakni Puskesmas Alue pisang Kecamatan Kuala Batee. Begitu juga yang dialami Ayu petugas dari Puskesmas Sangkalan Kecamatan Susoh.

“Selain terkedala dengan jaringan, keterbatasan petugas yang hanya berjumlah satu orang juga menjadi kendala,” pungkasnya. (ag)