37 Sampel Swab Abdya Masih di Balitbangkes Aceh

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Abdya, Safliati SST MKes, yang juga Kepala Dinkes Abdya,

BLANGPIDIE- Terhitung sejak 24 April-4 Agustus 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) telah mengirim 10 kali sampel swab ke Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh dengan jumlah 138 sampel untuk di uji swab spesimen Covid-19 berbasis real time polymerase chain reaction (RT-PCR).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Abdya, Safliati SST Mkes, yang juga Kepala Dinkes Abdya, Jumat (7/8/2020) menyebutkan ada sekitar 37 sampel swab lagi yang belum keluar hasilnya. Namun pihaknya akan terus menunggu sampai hasil tes swab itu keluar dan berharap hasilnya negatif.

“Baru sekitar 101 sampel swab yang telah diketahui hasilnya dan 37 lainnya masih berada di Balitbangkes Aceh,” ujarnya.

Sebanyak 37 sampel swab yang belum diketahui hasilnya tersebut, merupakan kiriman pada tanggal 28 Juli sebanyak 4 sampel dan 33 sampel pada tanggal 4 Agustus 2020 lalu. Pihaknya juga telah mengkonfirmasi ke Balitbangkes Aceh dan hasilnya saat ini terlalu banyak sampel yang sedang diperiksa. Bahkan, tambah Safliati, pihak Balitbangkes Aceh juga telah meminta kepada Dinkes Abdya agar tidak mengirim sampel dulu karena stok sampel yang akan di tes swab masih banyak. Jadi untuk sementara waktu pengiriman sampel swab Abdya di tunda dulu sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Balitbangkes Aceh.

Disebutkan, umumnya sampel swab yang dikirim itu merupakan milik tenaga medis di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya. Dimana saat ini ada sekitar 17 tenaga kesehatan yang positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi ditambah 4 orang masyarakat yang positif dan diisolasi di rumah sakit. 

“Hingga saat ini ada 23 kasus Covid-19 di Abdya, dengan rincian 21 diisolasi, satu sembuh dan satu meninggal dunia,” paparnya.

Lebih lanjut dirincikan, daftar pengiriman sampel swab yang dimulai dari tanggal 24 April 2020 sebanyak satu sampel hasilnya positif. Pada tanggal 30 Mei dikirim 9 sampel hasilnya semua negatif. Tanggal 20 Juli kembali mengirim sebanyak 4 sampel hasilnya 2 positif dan 2 negatif. Berikutnya pada tanggal 21 Juli, dikirim sebanyak 4 sampel hasilnya juga 2 positif dan 2 negatif dan pada tanggal 22 Juli dikirim sebanyak 8 sampel hasilnya semua negatif.

Pengiriman sampel swab kembali berlanjut pada tanggal 24 Juli sebanyak 27 sampel, hasilnya satu positif dan 26 negatif. Pada tanggal 27 Juli Dinkes mengirim lagi 10 sampel hasilnya 2 positif dan 8 negatif.  Hari berikutnya pada tanggal 28 Juli, Dinkes mengirim 27 sampel termasuk di dalamnya 3 sampel swab pasien yang sudah positif untuk diuji kembali, hasilnya 14 positif ditambah 3 pasien tadi yang hasilnya kembali positif dan 6 sampel negatif, sementara 4 sampel belum keluar hasilnya. 

Pengiriman terakhir pada tanggal 4 Agustus 2020. Dimana, Dinkes mengirim sebanyak 33 sampel swab namun hingga sekarang ini belum diketahui hasilnya. Yang ditunggu hasil saat ini ada sekitar 37 sampel swab.

“Tetap kami ingatkan, agar seluruh masyarakat Abdya wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus dimaksud,” imbuhnya.(ag)