Ketua DPRA Temui Mendagri, Sampaikan Perkembangan Pemerintahan di Aceh

Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin berfoto bersama Mendagri Tito Karnavian di rumah dinas Mendagri di Jakarta, bulan Agustus 2020 lalu. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, bertemu Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan berlangsung di ruang tamu rumah dinas Mendagri di Jakarta.

“Pertemuan ini berlangsung dalam suasana santai, dan penuh keakraban. Beliau sangat bersahabat,” kata Dahlan di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Saat pertemuan itu, Tito langsung mengenakan kopiah Aceh yang kini menjadi souvenir tren di Aceh saat menerima Dahlan.

Dalam pertemuan itu, Dahlan menyampaikan sejumlah fakta faktual terkini di daerah Aceh.Usai pertemuan, Dahlan mengatakan Mendagri Tito sangat serius memperhatikan perkembangan Aceh.

“Beliau mengikuti perkembangan Aceh secara seksama, dan penuh perhatian,” kata Dahlan.

“Saya, dan kami semua di DPR Aceh, sangat mengapresiasi beliau yang begitu bersahabat dan perhatian kita berkunjung,” kata Dahlan lagi.

Dahlan juga membenarkan bahwa ia menyampaikan sejumlah perkembangan terkait dengan tata Kelola pemerintahan di Aceh. “Saya kira seperti itu penyamapaian saya. Selain itu, Pak Tito juga akan berkunjung ke Aceh dalam dua minggu ke depan, dengan agenda melihat kesiapan pemerintah dan masyarakat Aceh menghadapi covid-19,” kata Dahlan.

Sebelumnya dalam kesempatan yang berbeda, Dahlan juga bertemu dengan Anggota DPR-RI Muhammad Kadafi. Mereka juga turut membahas perkembangan masa depan Aceh.

“Pertemuan kami membahas soal Aceh, terutama berkenaan generasi muda masa depan Aceh. Bagaimana kita memantik generasi milenial Aceh agar berjiwa responsif dan progresif,” kata Kadafi, putra Aceh yang terpilih menjadi anggota DPR-RI dari Partai PKB di Provinsi Lampung, Rabu (12/8).

Pada kesempatan itu, Dahlan juga meminta Kadafi untuk mendorong agar memperlancar rancangan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh-Sumut pada 2024 mendatang. Kadafi menyambut baik, dan menyatakan akan terus mengikuti perkembangan rencana penyelenggaraan PON di Aceh.

“Pastilah saya membantu mendorong agar pelaksanaan PON berlangsung dengan baik di Aceh-Sumut,” katanya.(*)