Pol-PP Sosialisasi Protokol Kesehatan di Bawah Rintik Hujan

Sosialisasi protokol kesehatan di Aceh Timur, Rabu (26/6). (Analisisnews.com/sairi)

Idi Rayeuk, (Analisisnews. Com) – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Timur terdiri dari, Polisi Pamong Praja, Polri, TNI, dan BPBD melakukan sosialisasi penggunaan masker di Kecamatan Darul Ihsan dan Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Hari kedua sosialisasi protokol kesehatan yang dilaksanakan Rabu (26/8) pagi berlangsung di bawah rintik hujan. Ketika tiba di Desa Buket Itam, Kecamatan Darul Ihsan, Tim Gugus Tugas disambut rintik Hujan.

Meskipun hujan, Tim Gugus Tugas tetap melakukan sosialisasi dengan cara menyambangi warung kopi dan kios yang terdapat warga tidak memakai masker.

“Menindak lanjuti Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, kami dari Gugus Tugas akan melaksanakan sosialiasi dan penertiban dalam Kabupaten Aceh Timur yang direncanakan mulai Agustus hingga Oktober 2020,” ujar Kasatpol-PP dan WH Aceh Timur, T. Amran SE. MM. kepada wartawan, Rabu (26/8) .

Tambahnya, tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dan pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019, secara sosialisasi dan penertiban preventif dan persuasif juga humanis.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi SE MM mengatakan berdasarkan permohonan pengerahan dukungan personil giat sosialisasi dan penertiban bernomor 360/694/2020 bertanggal 22 Agustus 2020. Untuk lokasi Operasi tersebut yakni di 24 kecamatan sasaran sosialisasi atau tepatnya di kawasan pasar, sekolah, warung kopi, tempat pariwisata dan pengguna jalan.

Kepala BPBD Aceh Timur menambahkan, kegiatan itu melibatkan Gugus Tugas baik TNI/Polri dan Satpol PP Aceh Timur, dan telah menjadwalkan pemetaan terhadap lokasi atau tempat terhadap penyebaran virus corona, melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh masyarakat terhadap bahaya virus corona berupa giat sosialisasi, penyuluhan melalui operasi di lapangan di 24 Kecamatan di 31 Titik lokasi. (***)