WH Tertibkan Busana Sekaligus Mencegah Corona

Teks Foto: Persone gabungan melakukan razia busana dan membagi masker untuk mencegah corona di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten  Aceh Timur, Rabu (2/9) sore. (Analisisnews.com/sairi)   

Idi Rayeuk, (Analisisnews.com)-Petugas Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Timur dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), TNI, dan Polres melakukan penertiban busana di jalan Medan-banda Aceh, tepatnya di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. Pada kesempatan itu, personel gabungan juga membagi masker untuk mencegah penyebaran virus corona.

 “Kegiatan Razia non yustisi untuk penertiban busana dalam rangka pengawasan, pembinaan dan sosialisasi Pasal 13 ayat (1) dan Pasal 23 Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2002  tentang Pelaksanaan Syariat Islam bidang aqidah, ibadah dan Syi’ar Islam,” ujar Kasatpol-PP dan WH Aceh Timur, T. Amran, SE. MM. melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah dan Syari’at Islam, Muzakkir, SHI, di sela-sela kegiatan tersebut kepada wartawan, Rabu (2/9) sore.   

 Ia menambahkan, adapun aturan berpakaian di Aceh diatur dalam Qanun (perda) Aceh nomor 11 tahun 2002 sebagaimana Pasal 13 Ayat (1)  berisikan setiap orang Islam wajib berbusana Islami. Kata Muzakkir,  yang dimaksud dengan busana islami adalah pakaian yang menutup aurat yang tidak tembus pandang, dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh.

“Sementara terkait sanksi bagi pelanggar tidak berbusana islami, diatur dalam Pasal 23 yang berbunyi, barang siapa yang tidak berbusana islami sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 ayat (1) dipidana dengan hukuman ta’zir setelah melalui proses peringatan dan pembinaan oleh Wilayatul Hisbah,” jelas Muzakkir.

Disamping itu, tambahnya, petugas Wilayatul Hisbah bersama porsonil Lalu Lintas Polres Aceh Timur  dan porsonil TNI juga melaksanakan sosialisasi tentang anjuran memakai masker  dalam rangka pencegahan Covid-19. Dalam razia tersebut terjaring 9 orang pelanggar busana terdiri dari; 5 orang laki-laki memakai celana pendek dan 4 orang wanita memakai celana ketat.

“Di sela-sela kegiatan razia busana tersebut, petugas gabngan juga membagi masker bagi pengendara kendaraan bermotor dan penumpang mobil umum yang kedapatan tidak memakai masker,” ujarnya.

Menurutnya,  dalam kegiatan bersama  tersebut,  petugas masih banyak mendapati masyarakat dan pengendara atau pengguna jalan raya yang belum memakai masker sebagaiman anjuran pemerintah kepada masyarakat untuk selalu senantiasa memakai masker sebagai upaya untuk pencegahan Covid-19. (sairi)