Pramuka Kwarcab Abdya Seleksi Peserta Jambore Asia Fasifik


Foto: analisisnews.com/agus
SELEKSI: Anggota Pramuka Kwartir Cabang Abdya, mengikuti seleksi peserta Jambore Asia Fasifik di Sekretariat Pramuka setempat, Kamis (10/9/2020).
 

BLANGPIDIE-Pramuka Kwartir Cabang Aceh Barat Daya (Abdya) mulai melakukan seleksi peserta Jambore Asia Fasifik di Sekretariat Pramuka setempat, Kamis (10/9/2020). Jambore Asia Fasifik akan berlangsung di Sencheon, Korea Selatan pada Juli 2021 mendatang.

Ketua Seleksi Drs. Husaini Rahman mengatakan, peserta yang akan mengikuti seleksi Jambore Asia Fasifik sebanyak 24 orang yang terdiri dari peserta tingkat penegak dan penggalang. Untuk batas usia peserta tingkat penggalang maksimal 14 tahun 6 bulan, sedangkan batas usia peserta tingkat penegak maksimal 17 tahun 2 bulan terhitung saat pelaksanaan seleksi tingkat Kwarda pada 25 September mendatang.

Para peserta seleksi akan diuji kemampuan kelancaran berbahasa Inggris , kemampuan teknik Kepramukaan, sejarah Aceh dan sejarah Indonesia, seni dan budaya. Materi seleksi dinilai oleh tim seleksi andalan cabang Pramuka Abdya dan dibantu oleh para alumni Jambore dunia. Hasil Seleksi tersebut akan dipilih 2 peserta putra dan 2 peserta putri untuk mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat Provinsi 25 September  2020 mendatang.

“Peserta terbaik tingkat Provinsi akan diberangkatkan ke Sencheon, Korea Selatan pada Juli 2021 mendatang,” ujarnya didampingi Sekretaris, Usmadi, S.Pd.

Ditambahkan, gerakan Pramuka merupakan sebuah organiasi yang bertujuan untuk menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi muda yang berkepribadian, berwatak dan berbudi luhur serta memiliki kecerdasan dan keterampilan tinggi, sehat jasmani serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Melalui kegiatan jambore ini, para peserta diharapkan dapat mengharumkan nama negara hingga nama daerah dengan memperkenalkan keberagaman seni dan budaya yang dimiliki.

Momen ini adalah suatu perhargaan untuk Abdya khususnya. Maka dari itu para peserta yang terpilih nantinya harus mampu menampilkan yang terbaik guna mendapatkan hasil yang maksimal. Selama kegiatan seleksi berlangsung, para peserta tetap harus menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan seimbang. Gerakan Pramuka sebagai pilar pendidikan kaum muda, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Gerakan Pramuka sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal tidak terpisahkan dari sistim pendidikan itu sendiri. Sangat banyak generasi handal yang lahir dari gerakan ini, karenanya para peserta ini terus kami berikan motivasi agar mamiliki daya saing dengan peserta dari negara lain,” paparnya.(ag)