Plt.Gubernur: Jalan Abdya-Galus Segera Dibangun


Foto: analisisnews.com/agus
TINJAU: Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama Bupati Abdya Akmal Ibrahim bincang-bincang usai meninjau lokasi jalan lintas Abdya-Gayo Lues yang rusak parah, Minggu (13/9/2020) malam.
 

BLANGPIDIE-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, jalan lintas kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ke Terangun, Kabupaten Gayo Lues (Galus) segera dibangun melalui Proyek Multiyears Contracts (MYC).  Pembangunan jalan penghubung kabupaten itu dikerjakan pada awal November 2020 ini.

Hal itu disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Minggu (13/9/2020) malam sekira pukul 20.00 WIB saat meninjau lokasi jalan tersebut didampingi Bupati Abdya Akmal Ibrahim. Menurutnya, pengerjaan jalan ini sudah layak dilakukan karena kondisi yang rusak parah. Apalagi, jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga untuk berdagang, membawa hasil kebun, serta jalan lintas warga dari Abdya menuju Galus atau sebaliknya.

“Kondisi jalan yang rusak parah serta memperihatinkan, sudah selayaknya untuk dibangun. Saya pastikan awal November proses pembangunan jalan ini mulai dikerjakan,” ujarnya.

Ditambahkan, ada empat poin utama kunjungan kerja, tetapi paling utama dia ingin melihat langsung ruas jalan memang benar-benar rusak parah dan layak segera dibangun. Dia mengakui bahwa jalan penghubung Abdya- Gayo Lues memang rusak berat. Selain itu gagasan pembangunan jalan ini adalah karya pemimpin terdahulu. Jika jalan ini sudah terwujud, bisa dibayangkan potensi ekonomi masyarakat akan berputar dan juga pariwisata akan lahir disini.

Selain itu, kehadiran jalan ini dapat mempererat silaturahmi kedua kabupaten lantaran banyak pedagang dari Abdya menggunakan akses jalan ini untuk menjual ikan segar ke Gayo Lues dan sekitaranya, sebaliknya juga banyak pedagang dari Gayo Lues menjul hasil alam berupa hasil pekebunan mereka ke Abdya. Jika jalan seperti ini tidak segera diperbaiki, selain resiko sangat besar, juga barang dagangan tidak sampai dengan cepat. Bisa-bisa, ikan dari Abdya akan membusuk sebelum sampai ke Gayo Lues. Dengan dibangunnya jalan tersebut, maka manfaatnya sudah sangat nyata terlihat yakni dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan jalan ini merupakan impian yang telah dinanti-nanti sejak lama oleh masyarakat.

Dia sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh Bupati Abdya Akmal Ibrahim, DPRK dan semua pihak di Abdya. Menurutnya, dukungan itu menjadi semacam vitamin penambah semangat baginya.

“Saya tidak ingat lagi apakah saya pernah berjanji terhadap pembangunan jalan ini, tapi yang pasti ada banyak masyarakat yang telah menunggu sejak lama jalan ini segera dibangun,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Abdya Akmal Ibrahim mengatakan, bahwa pembangunan jalan ini secara MYC sudah sangat tepat. Sebab, pembangunan jalan tidak akan selesai jika dilakukan penggaran pertahun. Selama ini pembangunannya terkesan seperti jalan ‘Abu Nawas’, bangun disini rusak disana begitu juga sebaliknya.

Dia juga menilai pihak yang menolak skema multiyears ini merupakan pihak yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Pasalnya, jalan ini merupakan dambaan masyarakat baik di Abdya maupun Gayo Lues. Karena itu dia berharap, konflik para elit harus segera berakhir jika melihat kondiai jalan ini. Memang politik itu kepentingan, tetapi masyarakat juga ada kepentingan dengan jalan tersebut.

“Konflik para elit ini selalu dilatar belakangi kepentingan, tapi jangan lupa bahwa rakyat juga punya kepentingan dalam hal ini, mereka lebih membutuhkan hadirnya jalan ini,” tegasnya.(ag)