Dinas PUPR Abdya Kembali Perbaiki Jalan Rusak


Foto: analisisnews.com/agus
PERBAIKI JALAN: Petugas Dinas PUPR Abdya memperbaiki jalan berlubang di ruas jalan alternatif lintasan Cot Manee Kecamatan Jeumpa menuju pusat Kota Blangpidie, Rabu (16/9/2020).

BLANGPIDIE-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat Daya kembali melakukan upaya perbaikan jalan yang rusak di jalan lintas Cot Manee Kecamatan Jeumpa menuju pusat Kota Blangpidie kabupaten setempat.

Kepala Dinas PUPR Abdya, Ir Moch Tavip MM melalui Kabid Bina Marga, Muhibuddin ST, Rabu (16/9/2020) mengatakan, perbaikan dilakukan dengan cara tambal sulam untuk menutupi lubang menganga di beberapa titik ruas jalan alternatif itu.  Upaya perbaikan jalan tersebut telah berulang kali dilakukan, namun ruas jalan kembali rusak usai diperbaiki. Selain itu, upaya tambal sulam ruas jalan yang berlubang itu menyahuti keluhan pengguna jalan yang selama ini merasa khawatir dengan kondisi jalan dimaksud.

“Perbaikan dengan menambal sulam lubang menganga di ruas jalan itu sudah kami lakukan berulang kali, namun tetap saja rusak. Ruas jalan itu kewenangannya Provinsi Aceh, sehingga upaya yang bisa kami lakukan sementara ini hanya menambal jalan yang berlubang,” terangnya.

Terkait kerusakan jalan tersebut, pihak Dinas PUPR Abdya telah mengusulkan pembangunan jalan dimaksud dengan panjang 3.339 meter pada Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2021 sebesar Rp. 7,3 miliar lebih.

“Besar harapan usulan pembangunan jalan itu masuk dalam APBA tahun 2021 mendatang,” harapnya.

Selama ini masyarakat lebih cenderung melintasi jalan alternatif tersebut dengan alasan, jarak yang ditempuh lebih singkat. Jika dari Simpang Cot Manee, Kecamatan Jeumpa menuju Kota Blangpidie jaraknya hanya sekitar 4 km. Namun jika melewati Jalan Nasional kawasan Susoh menuju Blangpidie jarak tempuh bisa mencapai belasan kilometer.

Apresiasi

Darmi salah seorang pengendara kepada wartawan memberikan apresiasi kepada Dinas PUPR Abdya yang telah melakukan upaya perbaikan jalan dimaksud secara berulang kali. Begitu juga dengan usulan pembangunan ruas jalan tersebut yang telah diusulkan ke tingkat provinsi.

“Semoga saja usulan pembangunan jalan yang diusulkan pihak Dinas PUPR Abdya bisa terealisasi, sebab kondisi jalan itu sudah sangat memperihatinkan,” paparnya.

Menurutnya, kondisi rusak dan berlubang tersebut sangat membahayakan para pengguna jalan, terutama sepeda motor, karena jika tidak hati-hati bisa terjatuh dan ditabrak oleh kendaraan lainnya. Dia mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang sangat membahayakan para pengguna jalan dimaksud. Bahkan, saat malam hari jalan ini sering memakan korban karena tidak adanya penerang jalan. Sehingga untuk meminimalkan lubang di jalan tersebut memakan korban, warga setempat juga sempat memasang rambu-rambu (tanda) dengan meletakan ban bekas serta ranting pohon.(ag)