TMMD di Abdya Buka Jalan Sepanjang 2.500 meter


Foto: analisisnews.com/agus
TMMD: Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT menyerahkan berita acara penyerahan pengerjaan TMMD ke-109 kepada Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo di aula Makodim setempat, Selasa (22/9/2020).

BLANGPIDIE-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyasar pembangunan pembukaan jalan baru sepanjang 2.500 meter di kawasan Desa Babah Lhueng Kecamatan Blangpidie. Kegiatan TMMD itu dibuka langsung Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT di aula Makodim 0110/Abdya, Selasa (22/9/2020).

Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT dihadapan Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo dan sejumlah pejabat daerah lainnya mengapresiasi adanya kegiatan TMMD dimaksud. Menurutnya, kegiatan kemanunggalan TNI ini merupakan salah satu program strategi untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Menyadari hal tersebut, Pemkab Abdya akan senantiasa memberikan perhatian dan dukungan yang intensif, terhadap pelaksanaan Program TMMD secara bertahap dan berkesinambungan.  Hal ini bukanlah tanpa alasan, karena sejauh ini masyarakat telah melihat Program TMMD telah mampu memantapkan kemanunggalan TNI dengan aparatur pemerintah.

Secara faktual, bisa dilihat berbagai hasil nyata dari program TMMD, baik yang bersifat fisik berupa ketersediaan sarana dan prasarana dasar, maupun hasil yang bersifat non fisik berupa peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesejahteraan rakyat, kesadaran bernegara, pengolahan air bersih, pemanfaatan teknologi, dan pengolahan pangan padi dan jagung yang kesemuanya tentu sangat bermanfaat bagi peningkatan taraf hidup masyarakat, sekaligus memacu akselerasi pembangunan daerah secara lebih merata dan berkesinambungan. Namun demikian, manfaat program ini tidak akan memberikan dampak lanjutan yang optimal, jika tidak didukung dengan kesadaran dan pola pemanfaatan yang baik dari masyarakat. 

“Kami harapkan masyarakat sebagai penerima manfaat program, juga harus memiliki kesadaran dan rasa memiliki, agar sama-sama menjaga dan memelihara setiap fasilitas yang telah dibangun, baik itu jalan, gorong-gorong, jembatan, rumah duafa serta fasilitas lainnya,” imbuhnya.

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo menyebutkan, untuk kegiatan fisik pihaknya melakukan pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dan  peningkatan badan jalan sepanjang 1.000 meter. Kemudian pembersihan badan jalan lama seluas 4 meter dengan panjang 3.000 meter, pemasangan aramco sebanyak 3 titik, pembuatan tiga unit jembatan beton sekaligus pemasangan beronjong di kawasan Desa Babah Lhueng ke arah perkebunan masyarakat.

Selain itu juga ada kegiatan non fisik, berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan (Covid-19 dan KB), penyuluhan narkoba,  penyuluhan kehutanan, penyomprotan disinfektan serta pembagian masker kepada masyarakat. Dalam pelaksanaan kemanunggalan tersebut, pihaknya melibatkan 15 orang terdiri dari Dansatgas dan Staf Satgas TMMD, 25 orang Tim Asistensi, 110 orang SSK penugasan juga dibantu sejumlah masyarakat setempat.

“Untuk Pra TMMD sudah dilakukan sejak tanggal 22 Agustus lalu. Dimana, pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama 30 hari, dari tanggal 22 Sepetember sampai 21 Oktober menedatang,” paparnya.(ag)