Program Banggakencana BKKBN Harus Proaktif Disampaikan kepada Masyarakat

Kepala Biro Umum dan Humas BKKBN pusat, Putut Riatno didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Sahidal Kastri menyampaikan pengantar awal materi tentang kehumasan pada acara Pembinaan Karawan dan Karyawati perwakilan BKKBN Aceh di aula kantor perwakilan BKKBN Aceh, Jumat (2/10/2020) pagi. (analisisnews.com/barlian)

BANDA ACEH – Kepala Biro Umum dan Humas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat, Putut Riatno menekankan kepada pejabat fungsional pranata humas di lingkungan perwakilan BKKBN, untuk lebih pro aktif dalam menyampaikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Putut saat memberi materi pada acara Pembinaan Karawan dan Karyawati perwakilan BKKBN Aceh terkait peran kehumasan yang berlangsung di aula kantor perwakilan BKKBN Aceh, Jumat (2/10/2020).

“Ini sangat penting sekali, oleh karena itu kami dorong teman-teman yang menjabat sebagai pejabat fungsional pranata humas itu, betul betul harus proaktif untuk memberikan informasi kepada masyarakat, baik itu melalui media online, media televisi, media cetak, dan media media lainnya. Karena sekarang ini sudah banyak media-media yang bisa digunakan untuk menyebarkan informasi,” katanya.

Diungkapkan, sesuai dengan Perban (Peraturan Kepala Badan) BKKBN No. 11/2020 bahwa terdapat perubahan tentang struktur BKKBN, diantaranya fungsi di Biro Umum dan Humas sekarang ini salah satunya menangani masalah arsip dan kehumasan.

Putut menegaskan, tugas-tugas humas dan kearsipan sangat penting, karena akan menjadi taruhan bagi sebuah lembaga, khsusnya BKKBN untuk bagaimana menata arsip agar kedepan betul-betul bisa menjadi dokumen yang sewaktu-waktu diperlukan bisa diterangkan. 

“Dan juga sebagai bukti bahwa keberadaan BKKBN itu kalau ada arsip lebih terpercaya. Jadi fngsi humas sekarang ini sudah beralih ke biro umum dan humas. Kalau dulu di biro yang lain,” ungkapnya.

Lebih lanjut Putut Riatno menjelaskan, fungsi humas dimaksud dikuatkan sebagai corong lembaga terutama BKKBN untuk memberitakan untuk mempublikasikan informasi-informasi yang berkenaan dengan proram Banggakencana.

Dalam kesempatan itu, Putut juga menjelaskan fungsi-fungsi kearsipan dan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) dan perbedaannya dengan fungsi kehumasan. Puluhan peserta yang merupakan ASN di lingkungan perwakilan BKKBN Aceh mendengarkan secara seksama penjelasan dari Kepala Biro Umum dan Humas itu.

Di bagian akhir materinya, Putut mengajak para ASN di lingkungan BKKBN Aceh untuk tetap semangat dalam bekerja, baik pejabat fungsional maupun struktural. Sebab, dengan bekerja ikhlas maka akan bernilai badah. “Sebenarnya kalau bekerja itu kita hayati dan dalami dengan ikhlas maka akan bernilai ibadah,” ujarnya.

Sementara, Keala BKKBN Aceh, Drs. Sahidal Kastri MPd mengatakan, pemahaman tentang kehumasan, KIE dan kerasipan di lingkungan BKKBN sangat penting diketahui. Sebab, selama ini, katanya, terkadang lalai untuk memahami bidang dimaksud.  Sehingga dengan kehadiran Kepala Biro Umum dan Humas BKKBN Pusat, dinilai dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi yang membidangi humas di BKKBN Aceh.

“Ini tentu memiliki dampak yang sangat baik bagi kita, yang mana terkadang masalah kehumasan dan keprotokolan ini, termasuk masalah  arsip kadang-kadang kita lalai. Maka dengan diberikan materi tadi, tentu perwakilan BKKBN Aceh memiliki sebuah pemahaman dan menambah wawasan kita. Sehingga tata kelola tentang kehumasan dan juga masalah-masalah umum temasuk arsip dapat lebih bagus dan dapat ditingkatkan pada masa-masa yang akan dating,” ujarnya. (Barlian)