Untuk Penguatan Ekonomi, DPRA: Tingkatkan kerjasama dengan Sumut

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin (tengah) menyerahkan cendramata kepada Wagub Sumut Musa Rajekshah. (foto: Dok. Humas DPRA)

MEDAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin menyatakan Pemerintah Aceh perlu meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Sumatera Utara (Sumut), dalam upaya penguatan ekonomi daerah Tanah Rencong.

“Semoga saja kerjasama dalam pertumbuhan ekonomi dapat terjalin dan dirumuskan antara Pemrov Sumut dan Pemerintah Aceh ke depan. Karena banyak hal yang bisa dilakukan kerjasama,” kata Safar, dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Jumat (2/10/2020).

Menurut Safar, banyak hal yang dapat dilakukan kerjasama antara kedua provinsi bertetangga ini, apalagi Aceh begitu luas dan memiliki sumber daya alam yang bisa dibanggakan dalam hal menjalin kerjasama untuk penguatan ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan Safar dalam pertemuan dengan jajaran DPRD Sumut, Kamis (1/10/2020), sekaligus saat bertemu dengan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksyah, sehari sebelumnya.

Kata Safar, dirinya bersama sejumlah anggota legislatif Aceh lainnya berkunjung ke Sumut dalam hal penyusunan Rancangan Kerja Tahunan (RKT) DPR Aceh. Pembahasan terkait rencana kerja masing-masing DPR, khususnya penguatan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.

Selain membahas upaya penguatan ekonomi Aceh-Sumut, kata Safar, dalam pertemuan tersebut pihaknya juga menyinggung persoalan tapal batas Aceh dengan Sumut, yang masih perlu dirumuskan antara kedua pemerintahan

“Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah mengatakan siap mengajak Pemrov Sumut untuk membicarakan kembali persoalan tapal batas tersebut dengan Pemerintah Aceh,” katanya.

Sementara itu, saat bertemu dengan Wagub Sumut Musa Rajekshah, kata Safar, mereka juga berdiskusi banyak hal terkait dinamika yang berkembang, baik pertemuan politik maupun ekonomi di dua provinsi yang bertetangga ini.

“Wagub Sumut juga menyinggung soal kesiapan Aceh dan Sumut yang menjadi tuan rumah PON XXI, yang mana agar dapat berkolaboriasi dengan baik dalam persiapan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Kemitraan antara dua provinsi ini tidak hanya terjalin terkait PON, melainkan juga dapat terjalin dalam hal penguatan ekonomi, kata politisi Partai Gerindra itu. (*)