Antisipasi Longsornya Jalan, Kodim 0110/Abdya Bangun Tanggul


Foto: analisisnews.com/agus
TANGGUL: Anggota Satgas TMMD sedang menyelesaikan pemasangan tanggul dari kawat beronjong di lokasi titik rawan longsor kawasan pegunungan Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie Abdya, Minggu (4/10/2020).
 

BLANGPIDIE-Satuan Tugas TMMD Ke-109 wilayah Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan pembangunan tanggul pengaman tebing berupa kawat beronjong di titik lokasi rawan longsor agar badan jalan yang sedang dikerjakan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 itu tidak longsor. Terlebih saat ini sedang dalam musim penghujan, sehingga pembangunan tanggul itu sebagai bentuk antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Pemasangan kawat beronjong berisi batu tersebut merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan sasaran fisik dalam program TMMD di kawasan Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya.

Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subaiyo yang juga selaku Dansatgas TMMD Minggu (4/10/2020) mengatakan, kerja sama dengan semangat yang tinggi merupakan bekal utama yang harus dimiliki oleh anggota satgas dalam memperlancar proses pengerjaan. Untuk itu, pemasangan kawat beronjong merupakan langkah untuk mendukung kegiatan fisik TMMD guna mengantisipasi terjadinya longsor.

“Mulai dari tahap pembukaan hingga hari ini segala kegiatan berupa sasaran fisik dan non fisik bisa berjalan dengan baik tanpa adanya kendala dan hambatan yang serius,” ujarnya.

Pengerjaan sasaran fisik terus hingga saat ini terus dipacu, salah satunya adalah pemasangan kawat beronjong. Proses pemasangan juga dibutuhkan waktu agak lama, karena diperlukan proses perakitan kawat dan juga melangsir batu sungai ke lokasi pembuatan beronjong yang harus melalui jalan licin akibat diguyur hujan. Pihaknya yakin, dengan melihat semangat kerja yang dilakukan anggota Satgas juga dibantu masyarakat, pengerjaan sasaran fisik dalam program TMMD ini akan dapat terselesaikan tepat waktu. Walaupun kendala dan hambatan kerap menghantui para anggota Satgas di lapangan, tidak menyurutkan semangat mereka untuk berpacu dengan waktu dalam menyelesaikan tugas mereka masing-masing. 

“Tugas ini merupakan bentuk pengabdian terhadap rakyat, walaupun pengabdian itu harus melebihi panggilan tugas sekalipun. Mudah-mudahan, upaya kami ini dapat membuahkan hasil yang memuaskan guna pencapaian target dan waktu yang tepat,” pungkasnya. (ag)