Pengerjaan Fisik TMMD di Abdya Capai 70 Persen


Foto: analisisnews.com/agus
TINJAU LOKASI: Tim Wasev dari Mabesad, Kolonel Inf Sachono meninjau lokasi pembukaan jalan baru dalam program TMMD di Desa Babah Lhueng, Blangpidie Selasa (6/10/2020).
 

BLANGPIDIE-Kegiatan pengerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Babah Lhueng, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (6/10/2020) mencapai 70 persen. Karenanya, upaya penyelesaian program tersebut terus dipacu.

Kolonel Inf Sachono SH MSi selaku Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD melakukan evaluasi langsung program TMMD ke-109 dengan meninjau kegiatan sasaran fisik dan nonfisik di Desa Babah Lhueng. Didampingi Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo juga selaku Dansatgas TMMD dan sejumlah pejabat lainnya dia mengatakan,  kedatangan pihaknya bersama rombongan untuk memastikan proses TMMD di Abdya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Terkait hal itu, dia berharap TNI dapat turut serta membantu Pemerintah Kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan TMMD.

“Kami hadir untuk melakukan evaluasi dengan tujuan kegiatan TMMD ke depan lebih baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan negara juga ikut meningkat,” ujarnya.

Ditambahkan, peran serta pihak lain seperti kepolisian dan masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan TMMD ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih baik terhadap pengerjaan pembukaan jalan tersebut. Tentunya kedepan jalan tidak sampai disini saja. Kepada seluruh lapisan masyarakat dia meminta untuk terus mendukung program TMMD, sebab semuanya untuk kepentingan masyarakat. Dengan jalan serta jembatan yang dibangun, masyarakat akan terbantu dalam hal akses jalan serta dapat memudahkan jalur transportasi mengangkut hasil kebun.

“Berdasarkan hasil evaluasi yang kami lihat, pekerjaan tersebut akan selesai tepat waktu dan berdampak baik bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Dansatgas TMMD Letkol Inf Arip Subagiyo mengatakan, untuk pembagunan fisik sudah mencapai 70 persen. Tugas yang  terberat adalah pembukaan badan jalan karena posisinya di ujung dan dataran tinggi. Dengan ketinggian itu, pihaknya memerlukan cutting yang cukup banyak dengan alat berat karena jalan awalnya adalah jalan setapak dan dibuka lebih besar. Dia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat pada kegiatan TMMD di Abdya. Karena inti dari kegiatan TMMD ini tidak hanya pembangunan fisik, namun juga kemanunggalan TNI bersama masyarakat yang akan semakin meningkatkan ketahanan negara. Keterlibatan masyarakat ini juga termasuk peran Pemkab Abdya yang luar biasa, mampu mengakomodasi masyarakat, tentu akan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan mereka juga antusias yang merupakan cerminan dari kualitas ketahanan.

Disebutkan, untuk kegiatan fisik pihaknya melakukan pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dan  peningkatan badan jalan sepanjang 1.000 meter. Kemudian pembersihan badan jalan lama seluas 4 meter dengan panjang 3.000 meter, pemasangan aramco sebanyak 3 titik, pembuatan tiga unit jembatan beton sekaligus pemasangan beronjong di kawasan Desa Babah Lhueng ke arah perkebunan masyarakat. Selain itu juga ada kegiatan non fisik, berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan (Covid-19 dan KB), penyuluhan narkoba,  penyuluhan kehutanan, penyomprotan disinfektan serta pembagian masker kepada masyarakat.(ag)