BPJS Kesehatan Abdya Gelar Sosialisasi Temu Pelanggan

??????

Foto: analisisnews.com/agus
TEMU PELANGGAN: Peserta dari kalangan badan usaha mengikuti kegiatan temu pelanggan yang diadakan BPJS Kesehatan Abdya di aula Bappeda, Rabu (21/10/2020).

BLANGPIDIE-Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (21/10/2020) menggelar sosialisasi temu pelanggan agar semakin paham mengenai kebijakan dan regulasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) meski di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Yumiarti kepada wartawan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendengarkan pengalaman ataupun kendala peserta saat mengakses layanan serta memperkenalkan semua kanal layanan BPJS Kesehatan. Tujuan lainnya diadakan kegiatan dimaksud adalah untuk meningkatkan kepuasan peserta terhadap layanan program JKN-KIS. BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan kesehatan terus berupaya dalam berinovasi dan selalu memberikan kemudahan agar layanan yang diberikan bisa semakin cepat dan aksesibel

“Sejauh ini BPJS Kesehatan terus meningkatkan pemahaman seluruh badan usaha termasuk peserta dari kalangan yang lain sebagai langkah optimalisasi kepuasan Peserta Penerima Upah (PPU),” ujarnya disela-sela kegiatan temu pelanggan di aula Bappeda Abdya secara online dengan Direktur Utama BPBJS Kesehatan, Prof. Dr.dr. Fachmi Idris, M.Kes.

Ditambahkan, meski di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda Abdya dan Indonesia pada umumnya, BPJS Kesehatan terus berupaya untuk mengoptimalkan kepuasan peserta lewat layanan digital yang dihadirkan pada peserta. Seperti hadirnya aplikasi e-Dabu Mobile yang dapat memudahkan administrasi bagi peserta terutama pada segmen PPU-BU yang dapat diakses dengan mudah oleh badan usaha kapan saja dan dimana saja melalui smartphone. Selain e-Dabu Mobile, layanan administratif juga dapat diakses peserta JKN-KIS badan usaha melalui berbagai kanal, seperti aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, serta pelayanan administrasi melalui whatsapp (Pandawa).

Dia juga menekankan kepada seluruh badan usaha untuk tetap berkomitmen penuh terhadap jalannya Program JKN-KIS, yaitu dengan memberikan seluruh data pekerjanya dan membayarkan iuran seluruh pekerjanya. Hal tersebut diyakini sebagai bentuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerjanya dan juga sebagai bentuk gotongroyong dengan peserta JKN-KIS lainnya.

“Kepada para peserta seperti dari badan usaha diharapkan dapat meneruskan informasi ini kepada para pekerjanya agar mereka dapat benar-benar paham dan bisa seoptimal mungkin memanfaatkan aneka kemudahan layanan yang telah disediakan,” tuturnya.

Irman salah seorang peserta turut mengapresiasi kegiatan Temu Pelanggan yang digelar oleh BPJS Kesehatan Abdya. Menurutnya, kegiatan seperti itu sangat bagus diadakan karena  badan usaha akan mendapatkan  informasi terbaru seputar BPJS Kesehatan seperti program Pandawa, Mobile JKN yang memberikan kemudahan bagi badan usaha dalam urusan administrasi tanpa harus ke kantor BPJS Kesehatan. Selain itu peserta yang hadir juga mendapatkan ilmu terbaru terkait tips-tips hidup sehat dan menjaga imunitas selama pandemi.

“Terimakasih BPJS Kesehatan Abdya yang telah mengadakan kegiatan ini, sehingga kami dapat berperan aktif untuk memberikan saran-saran atau pun mendapatkan informasi dan inovasi yang dirancang oleh BPJS Kesehatan,” tuturnya. (ag)