Jurnalis Abdya Ikuti Workshop BPJS Kesehatan


Foto: analisisnews.com/agus
WORKSHOP: Jurnalis media cetak dan online di Abdya, Kamis (22/10/2020) mengikuti workshop dan  penganugerahan lomba karya jurnalistik yang diselenggarakan BPJS Kesehatan kabupaten setempat.

BLANGPIDIE-Sejumlah jurnalis media cetak dan online di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (22/10/2020) mengikuti workshop Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kabupaten setempat. Kegiatan yang dilakukan secara virtual itu berlangsung di Kantor BPJS Kesehatan Abdya yang dibuka langsung Kepala Humas BPJS Kesehatan, Muhammad Iqbal Anas Maruf.

Kepala BPJS Kesehatan Abdya, Yumiarti usai mengikuti kegiatan workshop dan penganugerahan lomba karya jurnalistik mengatakan, workshop itu bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap para jurnalis sebagai rekan kerja dari BPJS Kesehatan. Selain itu juga membahas isu-isu terkini seputar program JKN-KIS dengan narasumber yang berkompeten dibidangnya masing-masing. Dia berharap, seluruh media massa di Indonesia khususnya Abdya dapat secara serentak mendapatkan informasi terkait Program JKN-KIS dan dapat tersosialisasi dengan baik.

“Kinerja rekan jurnalis dalam mempubkikasi updating informasi secara serentak di seluruh indonesia tentang program JKN-KIS patut diapresiasi,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan tersebut merupakan upaya bersama dalam update informasi kepada pelaku media massa terkait sistem kerja, pengelolaan dan update kinerja Program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Untuk kemudian diharapkan segala informasi terkini yang didapat dari kegiatan tersebut dapat disampaikan kepada masyarakat sebagai sarana publikasi dan ajang sosialisasi kepada publik mengenai penyelenggaraan Program JKN-KIS yang telah memasuki usia tujuh tahun ini.

“Dalam kegiatan ini nantinya juga akan diumumkan pemenang lomba karya jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2020, yang telah rekan-rekan pers dan media ikuti sebelumnya,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program jaminan sosial bidang kesehatan dengan jumlah kepesertaan terbesar, memiliki kepentingan untuk dapat menyampaikan informasi secara faktual kepada seluruh pemangku kepentingan, terutama kepada peserta dan publik eksternal lainnya. Akan hal itu kehadiran BPJS Kesehatan dalam mengelola Program JKN-KIS sangat erat hubungannya dengan keterbukaan informasi publik dengan prinsip profesionalitas, akuntabilitas, tranparansi, pelayanan prima, demokrasi dan partisipasi, efesiensi dan efektivitas, serta supremasi hukum dapat diterima oleh seluruh masyarakat.

“Workshop kali ini mengangkat 3 tema yang menjadi isu hangat di tengah masyarakat, yaitu menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS, peran jaminan sosial kesehatan di era pandemi Covid-19, serta optimalisasi layanan jaminan kesehatan di era pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Amatan wartawan, workshop tersebut menghadirkan sejumlah pemateri yakni pakar Asuransi Kesehatan Hasbullah Thabrany, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo, Direktorat Penelitian dan Pengembangan KPK Kunto Ariawan, Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya Pusat Adang Bachtiar, serta pakar Kebijakan Publik Moderator Deputi Direksi Bidang JPKR Agus Pambagio. (ag)