Duta GenRe Aceh 2020, Audensi dengan Walikota dan DPRK Langsa

Audiensi dengan Walikota Langsa, Usman Abdullah, Selasa (3/11/2020)

LANGSA – Duta Generasi Berencana (GenRe) Aceh 2020, Cut Putri Firlianda, beraudensi dengan Walikota Langsa, Usman Abdullah, Selasa (3/11/2020).

Duta GenRe putri asal Kota Langsa ini tidak saja menyampaikan program GenRe tetapi di samping itu juga meminta doa dan dukungan, sebab akan mengikuti pemilihan Duta GenRe tingkat Nasional pada Desember mendatang secara virtual.

Pocut (panggilan akrabnya) tidak datang sendiri, tetapi bersama
Pelaksana Tugas (Plt)
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk dan KB) Langsa, Amrawati, Kepala bidang KB, Ketahanan, dan Kesejahteraan keluarga Vivi Handayani, dan Kepala Seksi Jaminan Pelayanan dan Kesertaan ber-KB, Yulizar.

Diruang kerja Walikota Langsa menyampaikan dukungan dan doanya buat Pocut, sebagai duta Aceh dan Kota Langsa yang akan mengikuti ajang Pemilihan Duta GenRe Tingkat Nasional Tahun 2020.

Usman Abdullah juga menyambut dengan hangat dan sangat mendukung program GenRe dengan sasarannya tidak saja remaja tetapi juga keluarga yang mempunyai remaja.

“Kalau programnya bagus pasti kita mendukungnya. Apalagi program ini sasarannya remaja, sebagai generasi penerus bangsa,” kata Usman Abdullah.

Program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan.

“Remaja merencanakan pendidikannya, kemudian menyiapkan masa depan, berkarir dalam pekerjaan, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi, ” jelas alumni SMAN Unggul Langsa kepada awak media, usai bertemu Walikota Usman Abdullah.

Selesai melakukan audensi dengan Walikota, Pocut bersama rombongan bertolak ke DPR Kota Langsa. Di sini rombongan disambut Ketua Komisi II, T. Ratna Lailasari, Wakil Ketua Syamsul Bahri, dan anggota, Pangian Widodo Siregar, Melvita dan Rosmaliah.

“Alhamdulillah sambutannya sangat baik, saat kami menyampaikan program GenRe,” kata Pocut.

Ketua Komisi II, T. Ratna Lailasari, mengatakan program GenRe sangat bagus buat remaja dan mendukungnya. Ia berharap dengan adanya Duta GenRe dapat membantu pemerintah daerah dalam urusan sosialisasi dan pembinaan remaja.

“Baik pembinaan terhadap perkembangan mental dan sosial remaja, terutama dari sisi penyalahgunaan napza, seks bebas, dan pernikahan usia anak khususnya di Kota Langsa,” ujar T. Ratna Lailasari.

Sementara itu, Kepala DP3A Dalduk dan KB Langsa, Amrawati, mengatakan, keberadaan Duta GenRe sekaligus menekan maraknya permasalahan remaja, dan yang paling menonjol adalah permasalahan seputar seksualitas.

Lanjutnya persoalan HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba dan rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. dan usia kawin pertama yang relatif masih rendah.

“Masalah-masalah di atas masih menimpa remaja kita, sehingga peran Duta GenRe perlu terus digiatkan,” demikian pungkasnya. (rel/bar)