Anak Dilindungi, Bukan Untuk Dilecehkan

Sekretaris Umum Pimpinan Cabang IMM Abdya, Darwati

BLANGPIDIE-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Barat Daya (Abdya) mengaku geram dan prihatin terhadap tindakan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan DH (29) seorang pria beristri asal Kecamatan Babahrot dan F (32) pria beristri yang merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Setia. Prilaku menyimpang yang dilakukan kedua predator anak dibawah umur di lokasi dan waktu yang berbeda ini telah membuat gempar warga kabupaten setempat.

Sekretaris Umum Pimpinan Cabang IMM Abdya, Darwati Senin (16/11/2020) mengatakan, anak dibawah umur selayaknya mendapatkan perlindungan dari orang yang lebih dewasa. Namun sayangnya, ditangan predator anak, mereka malah dilecehkan. Perbuatan tidak bermoral yang dilakukan DH dan F itu tentu akan menjadi catatan kelam bagi korban yang membuat mereka trauma serta dapat mempengaruhi proses perkembang pola pikir anak khususnya dalam masa pendidikan.

Akan hal itu, dia meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Begitu juga dengan unsur terkait lainnya untuk terus mengawasi jalannya proses hukum dalam kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur tersebut.

“Kasus ini harus ditangani dengan serius, agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Terlebih para korban merupakan anak-anak dibawah umur yang seharusnya mendapatkan perlindungan,” ujarnya.

Menurutnya,  anak merupakan warisan yang sangat berharga dalam keluarga dan dalam kehidupan berumah tangga. Seharusnya anak-anak dijaga dan dilindungi sebagai mana mestinya. Namun yang terjadi malah sebaliknya, anak-anak dibawah umur menjadi incaran serta menjadi sasaran pelecehan seksual para predator.

“Kami sebagai kaum perempuan sangat menyayangkan terjadinya kasus ini. Semestinya perempuan merupakan mahkota yang patut dilindungi dan disayangi bukan dijadikan pelampiasan hawa nafsu. Besar harapan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dan kedepan kasus memalukan ini tidak terulang kembali,” imbuhnya.(ag)