Gubernur Aceh Salurkan Puluhan Ribu Masker Untuk Abdya


Foto: analisisnews.com/agus
TERIMA MASKER: Bupati Abdya Akmal Ibrahim (kiri) menerima masker yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Pengairan Aceh Ir Mawardi (kanan) dalam acara GEMAS di halaman belakang Kantor Bupati Abdya, Selasa (1/12/2020).

BLANGPIDIE-Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah melalui Kepala Dinas Pengairan Aceh, Ir Mawardi menyalurkan 36.855 lembar masker untuk para  guru dan siswa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dalam acara Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) yang diterima secara simbolis oleh Bupati Abdya Akmal Ibrahim di halaman belakang kantor bupati setempat, Selasa (1/12/2020) pagi. Dari total 36.855 lembar masker yang diserahkan ke Abdya, sebanyak 30.339 lembar merupakan masker kain dan 6.516 lembar masker medis. Tidak hanya masker, pihaknya juga menyalurkan 34.135 brosur ditambah 192 lembar spanduk.

Kepala Dinas Pengairan Aceh, Ir Mawardi dalam amanat Gubernur Aceh mengatakan, bahwa masker yang diberikan itu dalam rangka menghadapi masa belajar tatap muka mulai Januari 2021 mendatang. Sehingga kegiatan belajar mengajar ke depannya lebih siap, meski di tengah situasi pandemi Covid-19. Masker yang diberikan ke seluruh kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh berjumlah 1.081.174 lembar. Dengan sasaran program GEMAS bedasarkan data Dapodik dan Emis ada sebanyak 192 sekolah, 28.841 siswa, 979 rombongan belajar (rombel) dan 3.258 guru. Dengan kewenangan kabupaten sebanyak 109 SD dan 29 SMP, kewenangan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag), 20 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 7 Madrasah Tsnawaiyah (MTs) dan 4 Madrasah Aliyah (MA). Sementara kewenangan pemerintah Aceh, sebanyak 15 SMA, 5 SMK dan 3 SLB.

Menurutnya, sejauh ini ancaman covid masih terus berjalan di Aceh, meski sudah membaik namun perlu dilakukan kewaspadaan. Walaupun dampak covid itu sudah berkurang, perlu juga ditekan hingga titik terendah. Melalui GEMAS tersebut, pihaknya langsung menyasar ke sekolah karena belajar tatap muka akan dilakukan mulai Januari mendatang. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada sekolah sejak tanggal 23-24 November lalu melalui vidcom sebanyak 7 angkatan.

Ditambahkan, dengan adanya penyaluran masker tersebut, pihaknya berharap dukungan lanjutan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) agar menyerahkan secara langsung melalui Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama serta Cabang Dinas Provinsi, sehingga masker dimaksud dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. 

Dikesempatan yang sama Bupati Abdya, Akmal Ibrahi mengatakan, terkait isu Covid-19 ini terkadang banyak berbagai macam pendapat dari kalangan masyarakat  yang cenderung melemahkan upaya pemerintah. Meski demikian, itu tidak menjadi masalah karena tugas pemerintah harus menyelesaikannya terlebih itu tanggungjawab pemerintah. 

“Terimakasih kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja dengan baik untuk pemulihan Covid-19 di Abdya. Kita sangat cepat dan sigap hingga sampai ke desa. Alhamdulillah Abdya tidak ada lagi pasien covid dan sudah masuk zona hijau,” tuturnya.

Akan hal itu, dia tetap mengajak masyarakat Abdya untuk menjaga dan mewaspadai serta mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan. Masker itu diberikan kepada sekolah karena perserta didik perlu dibina dan diberi contoh bagaimana menjaga diri agar aman dari corona. Langkah dan upaya tersebut sangat penting, mengingat aktivitas belajar mengajar di Abdya memang telah berjalan.

Dalam kegiatan dimaksud juga hadir Kapolres Abdya AKBP Muhammad Nasution SIK, Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo, Kajari Abdya Nilawati SH MH, Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie Zulkarnain SH MH, Ketua Mahkamah Syar’ah Blangpidie Amrin Salim SH, para Asisten, staf ahli, Kepala SKPK, serta para kepala sekolah baik dari Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama. (ag)